Isuzu Traga Hantam Tembok di Sragen, Tangan Sopir Putus

Isuzu Traga Hantam Tembok di Sragen, Tangan Sopir Putus

Tara Wahyu NV - detikJateng
Minggu, 10 Mei 2026 15:50 WIB
Kondisi mobil yang ringsek usai hantam tembok, Minggu (10/5/2026).
Kondisi mobil yang ringsek usai hantam tembok, Minggu (10/5/2026). Foto: Dok. PMI Sragen
Sragen -

Mobil Isuzu Traga bernomor polisi AG-8204-PU menabrak tiang dan tembok di Jalan Raya Solo-Sragen, tepatnya di depan PT Trust, Kelurahan Krikilan, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Akibat kejadian tersebut tangan sopir putus.

Kasat Lantas Polres Sragen, Iptu Kukuh Tirto Satrio, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.18 WIB. Kecelakaan bermula saat kendaraan yang ditumpangi dua orang tersebut melaju dari arah barat menuju ke timur.

"Semula Kbm Isuzu Traga berjalan dari arah barat ke timur. Namun setelah dekat lokasi kejadian, kendaraan tersebut hilang kendali hingga oleng ke kiri," kata Kukuh saat dikonfirmasi, Minggu (10/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kukuh mengatakan, laju kendaraan yang tidak terkendali tersebut berakhir tragis setelah menghantam infrastruktur di pinggir jalan.

"Mobil menabrak tiang telepon dan tembok pintu gerbang PT Trust, maka terjadilah laka lantas tunggal tersebut," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Benturan keras itu mengakibatkan pengemudi dan penumpang terjepit kabin yang ringsek. Berdasarkan data kepolisian, pengemudi bernama Fikri Chasanain Al Ghifar, warga Mojolaban, Sukoharjo, mengalami luka yang serius.

"Untuk pengemudi mengalami luka pada tangan kanan amputasi traumatik. Saat ini sudah dievakuasi untuk perawatan di RS Moewardi Solo," jelas Kukuh.

Kondisi serupa dialami penumpang mobil, Hanif Prasetyo, warga Manyaran, Wonogiri. Ia menderita pendarahan hidung serta patah tulang terbuka yang tidak beraturan pada kedua kakinya.

"Kedua korban, baik pengemudi maupun penumpang, saat ini sedang dirawat intensif di RS Moewardi Solo karena mengalami luka berat," pungkas Kukuh.

Pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti kendaraan dan memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian untuk mendalami penyebab pasti sopir kehilangan kendali atas kendaraannya.

Terpisah, Ketua PMI Sragen, Utami Dewi Mashitoh, mengatakan ada tiga personel yang diturunkan untuk melakukan evakuasi di lokasi. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena kondisi korban yang mengalami luka serius.

Sesaat setelah kedua korban dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil ambulans berbeda, warga dan petugas menyadari adanya bagian tubuh korban yang tertinggal di lokasi.

"Setelah dilakukan pencarian bersama warga selama sekitar 10 menit, tim menemukan potongan tangan kanan korban di bagian bak belakang mobil," katanya.

Bagian tangan tersebut segera dievakuasi oleh tim Rescue Medik Alfa 01 PMI Sragen menuju RS Dr. Moewardi Surakarta, menyusul kedua korban yang sudah lebih dulu dibawa ke ruang IGD untuk penanganan medis intensif

"Kemudian tim mengevakuasi anggota tubuh menuju RS Dr. Moewardi Surakarta dan assessment data lebih lanjut. Setelah selesai respon petugas dan ambulans rescue medic Alfa 01 PMI Kab. Sragen kembali ke posko untu," pungkasnya.




(apl/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads