Gerombolan Pemotor Bersajam Bacok 2 Remaja di Kudus

Gerombolan Pemotor Bersajam Bacok 2 Remaja di Kudus

Dian Utoro Aji - detikJateng
Jumat, 08 Mei 2026 20:14 WIB
Olah TKP pembacokan di jalan raya Kudus-Colo, Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kudus, Jumat (8/5/2026).
Olah TKP pembacokan di jalan raya Kudus-Colo, Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kudus, Jumat (8/5/2026). Foto: Dok. Polres Kudus
Kudus -

Dua remaja di Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, menjadi korban pembacokan oleh sekelompok orang yang tidak dikenal. Peristiwa itu terjadi di jalan raya Kudus-Colo, Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kudus, siang tadi.

"Benar, kejadian tersebut sudah kami tindaklanjuti. Saat ini kami berkoordinasi dengan Reskrim Polres Kudus untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Kapolsek Dawe, AKP Jajang Wiwoko dalam keterangan tertulis, Jumat (8/5/2026).

Jajang mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Berdasarkan keterangan korban, pelaku diduga berjumlah enam orang. Mengendarai dua sepeda motor dengan posisi berboncengan tiga orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban pertama mengalami penganiayaan sebelum pertigaan Poh Dengkol, Desa Rejosari. Pelaku yang datang dari sisi kiri langsung mengayunkan senjata tajam hingga mengenai lengan kiri dan punggung korban," ujar dia.

ADVERTISEMENT

Tak lama berselang, korban kedua juga mengalami penganiayaan di lokasi yang berbeda, tak jauh dari lokasi korban pertama. Tepatnya di depan Warung Bakso Pak Sidiq.

Akibat kejadian itu, korban pertama mengalami luka sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.

"Sementara korban kedua sudah diperbolehkan pulang yang sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas," lanjut dia.

Korban kemudian melapor ke polisi. Polisi langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan serangkaian penyelidikan.

"Kami sudah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Inafis dan Resmob Polres Kudus," kata Jajang.

Barang bukti yang diamankan berupa pakaian dan sepeda motor korban dalam kejadian tersebut.

"Saat ini masih melakukan penyisiran dan pendalaman guna mengungkap identitas para pelaku penganiayaan tersebut," pungkasnya.




(dil/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads