Tragis! Petani Grobogan Tewas Kesetrum Jebakan Tikus yang Dipasangnya Sendiri

Tragis! Petani Grobogan Tewas Kesetrum Jebakan Tikus yang Dipasangnya Sendiri

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Kamis, 07 Mei 2026 19:55 WIB
TKP lansia tersengat listrik di Dusun Tumpuk, Desa Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Kamis (7/5/2026).
TKP lansia tersengat listrik di Dusun Tumpuk, Desa Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Kamis (7/5/2026). Foto: Dok. Polres Grobogan
Grobogan -

Seorang pria lansia Djuhri Sugeng (66) ditemukan tewas di persawahan Dusun Tumpuk, Desa Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan. Ia diduga tersetrum aliran listrik yang digunakan sebagai jebakan tikus di sawahnya sendiri.

Plt Kasi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto, mengatakan peristiwa ini dilaporkan kepada Polsek Ngaringan pada Kamis (7/5) pukul 14.15 WIB. Peristiwa bermula saat istri korban merasa janggal karena suaminya tidak kunjung pulang dari sawah.

"Sekira pukul 12.30 WIB, istri korban bertanya-tanya mengapa suaminya, yaitu korban, tidak kunjung pulang dari sawah sejak pagi hari. Kemudian istri korban meminta tolong kepada tetangganya untuk mencari korban di sawah," kata Arif saat dihubungi detikJateng, Kamis (7/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arif menyebut sejumlah warga kemudian pergi ke sawah korban. Saat dilakukan pencarian, salah satu orang menemukan korban sudah tidak bergerak di tepi sawah.

ADVERTISEMENT

"Kemudian warga berbondong-bondong menuju ke sawah milik korban dan melakukan pencarian. Dalam pencarian tersebut, Saksi 1 berhasil menemukan korban sudah dalam keadaan tengkurap dengan posisi kepala menghadap ke utara dan tidak bergerak berada di pinggir sawah milik korban," ujar Arif.

Korban diketahui bernama Djuhri Sugeng (66), seorang petani yang beralamatkan di Dusun Tumpuk RT 2 RW 11, Desa Kalanglundo. Arif menjelaskan warga kemudian membawa korban ke rumah dan melaporkan kejadian itu ke polisi.

"Selanjutnya saksi 1 memanggil saksi 2 yang ikut melakukan pencarian terhadap korban, kemudian warga menggotong korban dan membawa korban pulang ke rumah korban. Pelapor yang mengetahui kejadian tersebut, kemudian melaporkan ke Polsek Ngaringan," terang Arif.

Lebih lanjut, Kapolsek Ngaringan, Iptu Andre Fajar Irianto mengatakan polisi dan petugas medis kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan memeriksa korban.

Berdasarkan hasil olah TKP, Andre menjelaskan ditemukan instalasi jebakan tikus di sawah korban. Power Inverter merek Hanaya 1000 Watt, satu unit accu rakitan, dan bambu penyangga kawat dijadikan barang bukti dalam peristiwa ini.

Sementara dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Andre menuturkan korban mengalami sejumlah luka bakar diduga akibat tersetrum listrik.

"Korban meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik jebakan tikus yang dipasang oleh korban sendiri, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan," pungkas Andre.



(apl/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads