Sebuah video yang dinarasikan sejumlah ASN Pemkab Pekalongan di Kajen tengah asyik berkaraoke viral di media sosial. Video berdurasi 26 detik itu disebut-sebut dilakukan para ASN saat jam kerja.
Video yang diunggah 7 jam yang lalu di akun sosial media Facebook @pekalonganberita itu telah ditonton lebih dari 43 ribu warga net.
"VIRAL! Oknum PNS Kabupaten Pekalongan Diduga Karaoke Saat Jam Kerja
Video sejumlah oknum PNS diduga asyik karaoke di sebuah kafe kawasan Kajen viral di media sosial. Aktivitas itu disebut terjadi saat jam kerja berlangsung.
Warganet langsung ramai mempertanyakan disiplin dan tanggung jawab ASN yang seharusnya melayani masyarakat, bukan malah santai di tempat hiburan saat jam dinas.
Hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait. Publik mendesak agar identitas oknum diperiksa dan diberi sanksi jika terbukti melanggar aturan.
Kalau benar terjadi di jam kerja, ini jelas mencoreng citra ASN," tulis akun tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain tulisan itu, juga ada suara narasi yang menyebutkan hari dan jam saat kejadian.
"Beredar video amatir warga, rekaman oknum kepala sekolah di Kabupaten Pekalongan sedang asyik karaokean di jam kerja, Rabu 6 Mei tahun 2026 sekitar pukul 11.00 Waktu Indonesia Barat".
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, Kholid, buka suara. Dikatakan Kholid, ASN dalam video tersebut diduga merupakan rombongan kepala sekolah dari Kecamatan Paninggaran yang baru saja mengikuti rapat dinas, pada Rabu kemarin (6/5) di Kajen.
"Beberapa kepala sekolah asal Kecamatan Paninggaran usai mengikuti rapat di dinas pendidikan makan di sebuah rumah makan di Kajen. Di rumah makan itu ada fasilitas karaoke terbuka," kata Kholid saat diwawancarai awak media, Kamis (7/5/2026).
Rabu pagi (6/5), menurut Kholid, pihaknya menggelar rapat dinas yang diikuti para Kepala sekolah. Rapat dinas tersebut, sedianya selesai sampai pukul 11.30 WIB.
"Rapat (Rabu, 6 Mei 2026), selesai jam 11.30 WIB. Rapat sekarang kan tidak ada alokasi makan siang karena efisiensi. Mungkin habis rapat selesai mereka nyari makan di rumah makan di sekitaran Kajen," ungkapnya.
Lokasi rumah makan sendiri diakuinya berada di sekitar Kajen, tepatnya di belakang rumah dinas wakil bupati.
"Mereka diduga makan di rumah makan di belakang rumdin wakil bupati. Di situ ada karaokenya. Mungkin sambil menunggu menu siap, ada yang nyanyi," jelasnya.
"Jadi para kepala sekolah ini tidak bolos kerja untuk karaokean tapi niat makan habis rapat di dinas. Ada kok undangan rapatnya," imbuhnya.
Kholid menyayangkan video tersebut viral. Ia pun mengimbau ke depannya jika mencari tempat makan untuk memilih yang tanpa hiburan karaoke agar tidak ada kesalahpahaman.
"Kalau ingin makan di jam istirahat, ya cari rumah makan yang aman, bebas dari karaokean agar tidak menimbulkan salah tafsir masyarakat," imbuhnya.
