Viral Begal Pantat Terekam CCTV di Mertoyudan Magelang

Viral Begal Pantat Terekam CCTV di Mertoyudan Magelang

Eko Susanto - detikJateng
Kamis, 07 Mei 2026 13:28 WIB
Lokasi dugaan begal pantat yang terjadi di Santan, Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Kamis (7/5/2026).
Lokasi dugaan begal pantat yang terjadi di Santan, Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Kamis (7/5/2026). Foto: Eko Susanto/detikJateng
Magelang -

Video dugaan aksi begal pantat terjadi di Santan, Mertoyudan, Kabupaten Magelang beredar di media sosial. Peristiwa tersebut terekam CCTV yang ada di sekitar lokasi.

Video tersebut salah satunya diunggah dalam akun Instagram @magelang_raya. Dalam video tersebut diberi keterangan, "Begal fanthat dialami 2 wanita di Santan Mertoyudan Magelang siang tadi sekira jam 12.00 wib Rabu 6 Mei 2026. Pelaku berhasil terekam CCTV," tulisnya dalam keterangan seperti dilihat detikJateng, Kamis (7/5/2026).

Dalam video memperlihatkan dua perempuan berpakaian tertutup dan berhijab sedang berjalan. Tak lama kemudian ada seorang pengendara sepeda motor yang membuntuti dan memepet hingga tangannya memegang pantat perempuan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diduga korbannya seorang mahasiswi. Sedangkan terduga pelaku mengendarai sepeda motor jenis matik tanpa pelat nomor.

ADVERTISEMENT

Terkait dengan video tersebut, Ketua RT 03/RW 01 Santan, Kelurahan Sumberejo, Mertoyudan, Heri Basuki, mengatakan pada Rabu (6/5) ada salah satu anak kos yang datang ke rumahnya. Menurutnya, anak tersebut datang untuk melihat rekaman CCTV milik RT.

"Terus saya tanya ada apa? Ternyata dia baru saja dilecehkan. Sebagai barang bukti atau pun untuk mengenali pelakunya," kata Heri saat ditemui detikJateng di rumahnya, Kamis (7/5/2026).

"Setelah kita (putar) dari CCTV tersebut memang ada kejadian seperti itu," sambungnya.

Berdasarkan rekaman CCTV, kata Heri, peristiwa terjadi saat kondisi sepi sekitar pukul 12.03 WI atau 12.05 WIB.

"Pengakuan dari anak tersebut satu orang (yang dilecehkan). Jadi, dia jalan berdua mungkin yang berdekatan dengan pelaku itu yang dilecehkan," imbuhnya.

Keterangan dari mereka, katanya, dari luar mau pulang ke kos.

"Dari pantauan CCTV sepertinya pelaku itu sudah mengamati dari jauh. Kemudian, saat mereka berjalan dari belakang ditepuk bagian sensitifnya dari perempuan tersebut," ujar Heri.

Untuk sepeda motor yang dikendarai dipakai terduga pelaku, katanya, tidak ada pelat nomornya.

"Sepertinya sudah merencanakan orang tersebut. Karena motornya baru kalau dari CCTV yang terlihat," tambahnya.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Mertoyudan, AKP Aris Mulyono, mengatakan terkait kejadian tersebut belum ada laporan.

"Belum ada laporan. Monitor (korban mahasiswi)," katanya.



(alg/apl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads