Massa Aksi May Day Orasi di Depan Kantor Gubernuran Semarang

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Jumat, 01 Mei 2026 14:57 WIB
Massa aksi Hari Buruh di depan Kantor Gubernuran Jateng di Jalan Pahlawan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJogja
Semarang -

Massa aksi May Day atau Hari Buruh menggelar aksi di depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah (Jateng) di Jalan Pahlawan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, siang ini. Mereka membawa sejumlah tuntutan dan 11 isu nasional serta 4 isu lokal.

Pantauan detikJateng di lokasi pada Jumat (1/5/2026) pukul 14.10 WIB, tampak massa berkumpul dan membawa sejumlah banner berisikan tuntutan pada Hari Buruh kali ini.

Adapun banner tersebut salah satunya bertuliskan "hapus kerja kontrak dan outsourcing" hingga "lawan union busting". Ada pula banner yang bertuliskan "realisasikan daycare ramah anak untuk pekerja Kabupaten Jepara".

Mereka juga membawa bendera serikat pekerja masing-masing. Tampak pula sebuah patung berkepala babi dan berbadan manusia yang mengenakan setelan jas hitam, dasi, serta kemeja putih.

"Kibarkan bendera panji-panji kita, kawan-kawan semuanya," ungkap salah seorang orator. Ajakan tersebut dibarengi dengan setelan musik "Kolam Susu" ciptaan Koes Plus.

"Hidup buruh! Perlu kita sampaikan bahwa kita membawa 11 isu nasional dan 4 isu lokal. Yang paling menjadi pokok May Day hari ini adalah segera sahkan UU Tenaga Kerja sesuai putusan MK 168 tahun 2023. Pemerintah harus membuat undang-undang baru selama 2 tahun. Tahun 2026 bulan Oktober harus disahkan, kawan-kawan," ungkap salah seorang orator.

Massa aksi Hari Buruh di depan Kantor Gubernuran Jateng di Jalan Pahlawan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJogja

Sementara itu, dalam keterangan tertulis, Polda Jateng menerjunkan 1.133 personel dalam mengamankan aksi tersebut.

"Dalam pengamanan May Day tahun ini, Polda Jateng menerjunkan sebanyak 1.133 personel yang terdiri dari jajaran Polda dan bantuan kendali operasi (BKO) dari sejumlah Polres. Selain itu, sebanyak 360 personel TNI dari Kodim Kota Semarang turut dilibatkan dalam pengamanan, yang disebar di berbagai titik aksi serta objek vital, termasuk SPBU dan lokasi strategis lainnya," jelas Kapolda Jateng, Irjen Ribut Hari Wibowo, dalam keterangan tertulis Polda Jateng, Jumat (1/5).

Ribut menerangkan pihaknya berkomitmen untuk mengawal kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat pada peringatan May Day.

"Polda Jawa Tengah hadir untuk mengawal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi. Saya tidak ingin ada tindakan kekerasan yang dilakukan oleh anggota di lapangan. Kedepankan pendekatan persuasif dan komunikatif," kata Ribut.

"Jika ada provokasi, cukup diamankan sesuai aturan. Tidak boleh ada tindakan di luar prosedur. Kendalikan diri dan jaga sikap, karena yang kita bawa adalah nama baik institusi," lanjutnya.

Massa aksi Hari Buruh di depan Kantor Gubernuran Jateng di Jalan Pahlawan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJogja


Simak Video "Menyebrangi Marine Bridge yang Menantang dengan Keamanan Terjamin di Semarang"

(apl/ams)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork