Mobil Toyota Avanza berisi sembilan orang tertabrak Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek di perlintasan KA swadaya, jalan umum Tuko-Sidorejo, Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jumat (1/4/2026) dini hari. Empat penumpang dilaporkan tewas sementara lainnya mengalami luka-luka. Berikut daftar korban.
Kasat Lantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani melalui Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Grobogan, Iptu Eko Ari Kisworo mengatakan seluruh korban telah berhasil dievakuasi.
"Semua korban sudah berhasil dievakuasi dan dilakukan penanganan oleh petugas. Mobil juga sudah terevakuasi," kata Eko saat dihubungi detikJateng, Jumat (1/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eko menuturkan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini yaitu mobil Toyota Avanza bernomor polisi H-1060-ZP. Menurutnya, kecelakaan ini terjadi karena pengemudi kurang hati-hati saat melewati perlintasan KA tersebut.
"Kurang hati-hatinya Toyota Avanza karena pada perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pengemudi Kendaraan wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan atau ada isyarat lain," jelas Eko.
Eko menjelaskan mesin mobil mati saat melewati perlintasan KA itu. Karena KA Argo Bromo Anggrek sudah terlalu dekat, kecelakaan tidak terhindarkan.
"Sesampainya di TKP, Toyota Avanza berhenti atau mesin mati di jalur rel sebelah selatan. Pada saat bersamaan dari arah barat menuju ke timur di jalur rel sebelah selatan berjalan Kereta Api Argo Bromo Anggrek," ujar Eko.
"Karena jarak sudah dekat, Kereta Api Argo Bromo Anggrek menabrak body depan kiri dari Toyota Avanza hingga mobil terpental sejauh kurang lebih 20 meter dan menabrak tiang Indihome. Kemudian mobil terjatuh ke selatan masuk ke sawah," sambungnya.
Berikut adalah identitas lengkap seluruh korban dari data Sat Lantas Polres Grobogan dalam peristiwa tersebut:
Korban Meninggal Dunia
1. ND (10), alamat Dusun Prau RT 2 RW 6, Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon. Luka cedera kepala berat, meninggal dunia di Puskesmas Pulokulon 1.
2. Mukamat Sakroni (51), laki-laki, alamat Dusun Ngablak RT 19 RW 7, Desa Kemloko, Kecamatan Godong. Luka cedera kepala berat, meninggal dunia di Puskesmas Pulokulon 1.
3. Dalni (51), perempuan, alamat Dusun Ngablak RT 19 RW 7, Desa Kemloko, Kecamatan Godong. Luka cedera kepala berat, meninggal dunia di Puskesmas Pulokulon 1.
4. SB (2), perempuan, alamat Dusun Sidorejo RT 5 RW 2, Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon. Luka cedera kepala berat, meninggal dunia di Puskesmas Pulokulon 1.
Korban Luka
1. VD (10), perempuan, Dusun Prau RT 3 RW 6, Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon. Luka paha kaki kiri robek, dada nyeri, punggung telapak kaki kiri lecet, dirawat di RSUD Purwodadi.
2. Indah Setiyawati (27), alamat Dusun Sidorejo RT 5 RW 2, Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon. Luka tulang hidung patah, tulang clafikula kanan dan kiri patah, tulang rusuk ketiga sebelah kiri patah, punggung belakang robek, kepala hematum, cedera kepala ringan, dirawat di RSUD Purwodadi.
3. Kardi (50), laki-laki, Dusun Prau RT 2 RW 6, alamat Dusun Prau RT 2 RW 6, Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon.
4. Darwati (46), perempuan, alamat Dusun Prau RT 2 RW 6, Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon.
5. Jakinem (77), Dusun Mlowo RT 5 RW 2, Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon.
