Jemaah calon haji Embarkasi Solo yang terpaksa dipulangkan ke daerah asalnya, setelah tiba di Asrama Haji Donohudan, bertambah. Hingga siang hari ini, jemaah yang dikembalikan ke daerah karena tidak istitaah tercatat ada 10 orang.
"Jemaah yang kembali ke daerah akumulasi 10 jemaah," kata Humas PPIH Embarkasi Solo, Nabiila Azka Amaalia, Minggu (26/4/2026).
Ke-10 jemaah tersebut, jelas Nabiila, dari sejumlah kelompok terbang (Kloter) asal beberapa daerah. Yaitu kloter 3, 4, 8, 9, 11, 12 dan 13.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari kloter 3,4,8,9,11,12,13, dikarenakan tidak istitha'ah dan tidak layak terbang," kata Nabiila, menjelaskan alasan jemaah dipulangkan ke daerah asal.
Sebelumnya, hingga hari Jumat (24/4) atau hari ke-4 operasional pemberangkatan jemaah calon haji, terdapat 4 jemaah yang sudah dipulangkan ke daerah asal, sesampainya di Asrama Haji. Kemudian hingga Minggu (26/4) siang ini bertambah menjadi 10 orang.
Setiba di Asrama Haji Donohudan, para jemaah kembali dilakukan pemeriksaan kesehatan. Jemaah yang sakit kemudian diobservasi di klinik. Jika perlu perawatan lebih lanjut mereka dirujuk ke rumah sakit. Jemaah yang dipulangkan karena dari pemeriksaan medis, mereka dinyatakan tidak layak terbang.
Menurut Nabiila, jemaah yang sudah dipulangkan ke daerahnya itu akan diberangkatkan di tahun depan. Namun dengan catatan dari hasil pemeriksaan kesehatan, mereka dinyatakan istitaah.
"Jika sudah balik ke daerah, akan di berangkatkan di tahun selanjutnya, namun dengan catatan menunggu hasil pemeriksaan kesehatan, istitha'ah atau tidak istitha'ah," terangnya.
Lebih lanjut disampaikan Nabiila, update hingga pukul 09.55 WIB, jumlah jemaah yang sakit di Embarkasi Solo, sejumlah 9 jemaah. Mereka dirawat di sejumlah rumah sakit. Yaitu 5 orang dirawat di RSUD Dr Moewardi, Solo. Satu orang dirawat di RSUP Surakarta dan 3 dirawat di Klinik Embarkasi.
