Nyaris Terinjak, Indukan Kobra Jawa di Klaten Dievakuasi

Nyaris Terinjak, Indukan Kobra Jawa di Klaten Dievakuasi

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Selasa, 21 Apr 2026 08:31 WIB
Mardiyono mengamankan Kobra jumbo di Desa Tirtomarto, Kecamatan Cawas, Klaten.
Mardiyono mengamankan Kobra jumbo di Desa Tirtomarto, Kecamatan Cawas, Klaten. Foto: Dok. Mardiyono RCTD.
Klaten -

Seekor ular kobra Jawa atau naja sputatrix membuat ketakutan penghuni rumah di Dusun Pundungsari, Desa Tirtomarto, Kecamatan Cawas, Klaten tadi malam. Ular berbisa tinggi dengan ukuran cukup panjang itu bahkan nyaris terinjak pemilik rumah.

"Kronologi sekitar jam 22.30 WIB mas Febri warga Pundungsari, Tirtomarto mau ke dapur. Ular hampir saja terinjak dan ular mendesis," ungkap relawan Reaksi Cepat Tanggap Darurat (RCTD) Klaten, Mardiyono Jangkung kepada detikJateng, Selasa (21/4/2026) pagi.

Melihat yang hendak terinjak ternyata kobra, tutur Mardiyono, pemilik rumah lari ketakutan. Yang bersangkutan menghubungi markas RCTD melalui ponsel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena ular tersebut memang besar dan panjang. Lalu beliau menghubungi ke markas RCTD," lanjut Mardiyono.

ADVERTISEMENT

Mendapatkan laporan kejadian tersebut, ungkap Mardiyono, dirinya dan anggota lainnya, Rais berangkat ke lokasi. Ular saat dicek sudah pindah lokasi.

"Ya hampir 30 menit kita mencari ular tersebut karena ular sempat lari ke sela rumah mas Febri dengan rumah tetangga. Ternyata ular masuk ke tumpukan kayu yang ada di sela rumah itu,'' terang Mardiyono.

Mardiyono menyatakan ular akhirnya bisa dievakuasi dengan aman. Jenisnya Kobra Jawa betina yang ukurannya cukup besar.

"Alhamdulillah terkondisi dengan aman ular kobra Jawa atau naja sputatrix jumbo panjang 125 sentimeter. Jenisnya betina mungkin indukan, '' sambung Mardiyono.

Ular tersebut sementara, tambah Mardiyono, diamankan di markas. Setelah diamankan warga sekitar diberikan edukasi singkat mencegah ular.

"Dan kita adakan sedikit edukasi kepada warga agar selalu menghindari tumpukan kayu, genting dan menjaga kebersihan. Rutin lakukan pengepelan lantai dengan wewangian untuk mencegah ular di rumah, " imbuh Mardiyono yang juga anggota Exalos Indonesia regional Klaten.

" Kita juga minta pemilik rumah untuk memantau barangkali ada ular lainnya atau mungkin telurnya," pungkas Mardiyono.

Personel Exalos Indonesia regional Klaten, Raditya Saiful Fauzi, menyatakan ular kobra termasuk ular berbisa. Untuk menghindari masuk rumah dengan cara menjaga kebersihan lingkungan.

"Jaga kebersihan lingkungan. Hindari tumpukan kayu, genting dan barang lainnya karena ular suka bersembunyi di tempat-tempat itu, " jelasnya.



(apl/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads