Begini Kondisi Pemotor Tertabrak KA Bathara Kresna Saat CFD Solo

Begini Kondisi Pemotor Tertabrak KA Bathara Kresna Saat CFD Solo

Tara Wahyu NV - detikJateng
Minggu, 19 Apr 2026 15:28 WIB
KA Lokal Batara Kresna
KA Lokal Batara Kresna. Foto: Dok. PT KAI (Persero)
Solo -

KA Bathara Kresna menabrak sepeda motor yang dikendarai dua orang berboncengan di Rel Bengkong Solo saat car free day (CFD) pagi tadi. Pembonceng berinisial TW sempat dilarikan ke Rumah Sakit Kasih Ibu Solo. Sedangkan pengendara motor tidak mengalami luka.

Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polresta Solo, IPDA Yuli Nurus Yani, membenarkan adanya laka lantas di Rel Bengkong. Yuli mengatakan, pengendara mengalami luka ringan dan sempat dibawa ke RS Kasih Ibu.

"Memang benar telah terjadi laka lantas antara Bathara Kresna dengan SPM Honda Beat dengan No AD 5760 ZS sekira jam 08.54 WIB. Kondisi korban lecet-lecet dibawa ke RS Kasih Ibu dengan inisial TW warga Brengosan Purwosari," katanya dihubungi detikJateng, Minggu (19/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yuli menyebut pengendara motor itu telah diantar pulang. Pihaknya mengaku masih melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit serta PT KAI.

ADVERTISEMENT

"Kita masih koordinasi juga dengan pihak RS Kasih Ibu untuk luka, karena korban juga sudah pulang," ungkapnya.

Ia mengatakan, untuk pengendara sepeda motor tidak mengalami luka. Justru yang sempat dibawa ke rumah sakit ialah si pembonceng yang duduk di jok belakang.

"Iya, yang belakang kan langsung jatuh itu. Langsung jatuh. Kalau yang depan kayaknya mungkin masih nempel di motornya, jadi malah mungkin terlindungi motornya itu," terangnya.

Lebih lanjut, Yuli mengatakan, peristiwa ini bermula saat KA Batara Kresna melaju dari arah selatan ke utara di Rel Bengkong. Di saat yang sama, ada motor Honda Beat bernomor polisi AD 5760 ZS melintas dari arah barat.

"Pas mau lurus, itu kebetulan dari arah barat melintas motor Honda Beat. Memang pengendaranya enggak lihat kanan kiri, pandangan lurus ke depan, akhirnya tertemper Bathara Kresna," terangnya.

Yuli menambahkan, pihak KAI sempat dibuat bingung saat berada di TKP. Saat petugas KAI kembali ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengecek barang bukti (BB), motor yang terlibat kecelakaan sudah tidak ada di lokasi karena sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga.

Tak berhenti di situ, saat petugas menyusul ke rumah sakit untuk mengecek kondisi korban, ternyata TW juga sudah diperbolehkan pulang.

"Pihak KAI sampai bingung. Korbannya pulang, BB-nya juga sudah enggak ada. Tapi kami sudah koordinasi dengan pihak KAI karena sudah ada identitas motornya. Kami juga koordinasi dengan RS Kasih Ibu, ternyata lukanya memang hanya lecet-lecet saja," jelasnya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk selalu fokus saat berkendara dan mengutamakan keselamatan, terutama saat melintasi jalur kereta api.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap fokus. Kalau mau mengobrol, lebih baik berhenti dulu sehingga bisa tetap waspada di jalan," pungkasnya.




(afn/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads