11 Warga Ngungsi Imbas Longsor Batu Raksasa di Sangkanayu Purbalingga

11 Warga Ngungsi Imbas Longsor Batu Raksasa di Sangkanayu Purbalingga

Anang Firmansyah - detikJateng
Minggu, 12 Apr 2026 19:16 WIB
Warga bergotong royong membersihkan material longsor yang menimpa dapur rumah warga di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Minggu (12/4/2026).
Warga bergotong royong membersihkan material longsor yang menimpa dapur rumah warga di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Minggu (12/4/2026). (Foto: Dok. Kades Sangkanayu)
Purbalingga -

Bencana tanah longsor yang membawa material batu berukuran besar menerjang permukiman warga di Dusun Pondok Nangka, Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Akibat kejadian ini, tiga kepala keluarga terpaksa mengungsi ke rumah saudara karena tempat tinggal mereka terdampak material longsoran.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, saat dua warga, Yanti (38) dan Kasini (35), tengah memasak di dapur rumah milik Sugiatno. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari arah belakang rumah.

"Awalnya dikira suara kendaraan, ternyata lereng bukit di belakang rumah longsor dan langsung menimpa bagian dapur," ujar Kepala Pelaksana Harian BPBD Purbalingga, Revon Harpindiat dalam laporannya, Minggu (12/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Longsoran dari tebing setinggi sekitar 12 meter itu membawa material tanah dan batu besar hingga menghantam tiga rumah warga. Nahas, Yanti yang berada di dapur tertimpa material dan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Bobotsari.

"Sementara Kasini mengalami luka pada bagian kaki dan menjalani perawatan di Puskesmas Serayularangan," terangnya.

ADVERTISEMENT

Selain menimbulkan korban jiwa, longsor juga menyebabkan kerusakan pada tiga rumah. Dua rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat, sementara satu rumah lainnya rusak sedang.

Akibat kondisi tersebut, sebanyak 3 kepala keluarga dengan total 11 jiwa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Mereka kini tinggal sementara di rumah kerabat.

"Untuk sementara warga terdampak kami evakuasi ke rumah saudara karena kondisi lokasi masih berpotensi terjadi longsor susulan. Jumlahnya ada 11 jiwa dari tiga kepala keluarga," jelas Revon.

Ia menambahkan, di antara para pengungsi terdapat tiga anak dengan usia 4 tahun, 7 tahun, dan 12 tahun.

BPBD bersama TNI, Polri, relawan, dan pemerintah desa telah melakukan evakuasi korban serta asesmen di lokasi kejadian. Namun, pembersihan material longsor belum dapat dilakukan dalam waktu dekat.

"Pembersihan belum bisa dilakukan karena kondisi tanah masih labil. Kami juga menunggu rekomendasi dari tim geologi," katanya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah batu berukuran besar tiba-tiba longsor dari tebing dan menimpa bagian dapur rumah warga di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga pagi tadi. Akibat kejadian tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia sedangkan satu lainnya terluka.

Kepala Desa Sangkanayu, Ali Nur Setiawan, mengatakan peristiwa itu terjadi pada pagi hari sekitar pukul 09.50 WIB.

"Kejadiannya jam 09.50 an WIB , hampir jam 10 pagi," kata Ali saat dimintai dihubungi detikJateng, Minggu (12/4).

Menurut Ali, ukuran batu yang longsor tergolong besar dengan diameter diperkirakan mencapai sekitar 3 meter. Saat kejadian, korban diketahui sedang berada di dapur.

"Korban lagi di dapur, kemungkinan sedang masak. Tiba-tiba batu itu longsor dan menimpa dapur," ungkapnya.

Peristiwa ini terjadi di wilayah RT 14 RW 5 Desa Sangkanayu. Tercatat ada dua rumah yang terdampak akibat kejadian tersebut.

"Yang terdampak ada dua rumah," ujarnya.

Dari kejadian itu, satu orang meninggal dunia atas nama Yanti (37). Sementara satu korban lainnya yang merupakan adik korban bernama Kasini (34) mengalami luka-luka.

"Yang meninggal satu orang, atas nama Yanti. Satu lagi luka-luka, adiknya," katanya.



(aku/aku)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads