Polisi menggerebek sebuah bangunan di wilayah Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang yang diduga merupakan gudang narkoba. Begini penampakannya.
Pantauan detikJateng di lokasi pada Sabtu (11/4/2026). Gudang tersebut berpagar biru dengan dinding berwarna putih. Tampak garis polisi terikat di lubang gembok pagar tersebut.
Gudang itu tertutup sangat rapat, tak ada celah untuk mengintip bagian dalamnya. Terdapat tumpukan sampah di depan gedung tersebut dan di tumpukan itu juga terlihat garis polisi seperti dibuang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penampakan gudang diduga pabrik narkoba di Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sabtu (11/4/2026). Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng |
Lokasi gudang tersebut berada di ujung sebuah gang di wilayah permukiman padat penduduk, berdekatan dengan lapangan sepak bola. Suasana di lokasi tersebut relatif sepi, tidak tampak aktivitas warga berlalu lalang.
Jalan di sekitar gudang tersebut terbuat dari paving. Tepat di depan gudang itu, ada sepetak tanah kosong yang ditanami sejumlah pohon dan terdapat kandang bebek di sana.
Ketua RT setempat, Ato (40) mengatakan gudang itu sudah berdiri sekitar satu tahun. Sehari-hari memang tidak tampak aktivitas mencolok di sana.
"Mungkin hampir satu tahun lah (gudang ini didirikan), iya baru. Ndak ada aktivitas," kata Ato saat ditemui wartawan di lokasi, Sabtu (11/4/2026).
"Untuk aktivitasnya tidak ada orang lalu lalang itu. Tidak ada orang beraktivitas, mobil datang, itu ndak ada, sunyi. Wong kadang-kadang gudangnya juga terbuka," tambahnya.
Sebelumnya, gudang ini digunakan warga untuk senam. Ato bahkan sempat menggunakannya untuk mencacah bahan pakan sapi.
"Gudangnya dulu itu untuk senam warga sini. Terus sebelum puasa itu ini saya gunakan untuk nyacah-nyacah tebon untuk pakan sapi. Saya juga tidak ngira kalau setelah nyacah-nyacah itu ada barang kayak gitu, saya juga tidak ngira," ungkap Ato.
Ato menyebut di dalam gudang tersebut merupakan area terbuka. Hanya ada satu kamar yang berada di lantai atas.
"Dalam ruangannya (gudang) cuma los (area terbuka, luas), terus cuma ada satu kamar aja buat istirahat mungkin. Kalau kamar itu pribadi pemiliknya, nggak boleh naik. Dua lantai untuk kamar itu aja," beber Ato.
Diberitakan sebelumnya, polisi mengamankan sejumlah orang saat menggerebek sebuah gudang yang diduga merupakan pabrik narkoba di wilayah Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang pada Jumat (10/4/2026).
"Tiga orang (yang dibawa polisi), ya salah satunya warga sini, untuk yang dua orang itu saya belum pernah melihat. (Dua orang lainnya) bukan (orang Indonesia) kayaknya, orang Cina kayaknya," kata Ato.
Ato menjelaskan satu orang warga yang ikut dibawa polisi merupakan pemilik gudang. Ia tak mengira warga tersebut terlibat dalam peristiwa ini karena dikenal ramah.
"Pemiliknya (gudang) juga orang sini, ditangkep juga, dibawa sekalian. Warga sini, laki-laki," ucap Ato.
"Karena juga nuwun sewu, warganya itu juga akrab, nggak tertutup, ramah gitu, juga ndak ada kegiatan sama sekali, asli sini. Makanya itu (nggak mengira), apalagi berdekatan dengan saya (rumahnya)," tambahnya.
Selain mengamankan sejumlah orang, Ato menjelaskan sejumlah barang turut diamankan oleh polisi, seperti alat-alat dan bungkusan yang diduga berisi narkoba.
"Sudah bungkusan sih saya juga kurang tahu. Ada alat-alatnya, ada," katanya.
Terpisah, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto masih irit bicara saat ditanyai perihal penggrebekan ini.
"Saya sedang membaca laporannya dulu ya, saya pahami dulu ya. Nanti saya informasikan," kata Artanto melalui sambungan telepon pada detikJateng.

