Seorang pak ogah yang hendak menyeberangkan mobil di jalur Pantura Demak-Kudus Km 35+700, Desa Gajah, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak tewas tertabrak mobil pikap yang hendak ia seberangkan. Muatan pikap berupa ikan juga sempat berhamburan di Jalan.
Tangkapan layar CCTV kejadian itu viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun @infodemakraya. Dalam narasinya, akun itu menyebut ikan yang dimuat mobil sempat berhamburan di jalan.
"Ratusan ikan yang di muat mobil yang terlibat kecelakaan berhamburan di jalan Pantura Demak, tepatnya di putaran arah depan puskesmas gajah. kecelakaan tersebut juga mengakibatkan relawan yang bertugas sebrangkan jalan di putaran arah alami luka sangat parah," tulis akun tersebut dilihat detikJateng pada Minggu (5/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Demak, Ipda Muhammad Lutfil Hakim mengatakan peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 20.40 WIB. Peristiwa bermula ketika truk tronton gandeng Isuzu bernomor polisi L-8685-UUC melaju dari arah Kudus ke Semarang.
"Sesampainya di TKP, truk berjalan kurang hati-hati dan pengamatan ke depan, sehingga menabrak Daihatsu Grandmax pikap bernomor polisi AD-9824-FE yang berhenti di putaran (u-turn)," kata Lutfil saat dimintai konfirmasi detikJateng, Minggu (5/4/2026).
Lutfil menyebut pikap itu berhenti di u-turn karena hendak memutar arah. Setelah ditabrak dari belakang oleh truk gandeng, mobil itu terdorong hingga menabrak pak ogah.
"Berhenti karena hendak berputar arah. Kemudian mobil pikap terdorong ke depan dan menabrak pak ogah yang hendak menyeberangkan," ujar Lutfil.
Lutfil membenarkan pikap tersebut mengangkut ikan. Muatan tersebut sempat berceceran di jalan raya.
"Benar bawa ikan mujaer atau bawal, gede-gede. Betul sempat ada ikan yang berceceran di jalan," ungkap Lutfil.
Lutfil menjelaskan ikan berceceran itu disebabkan oleh sejumlah drum yang tumpah saat kecelakaan terjadi.
"Beberapa drum tok, terus langsung dievakuasi, pikapnya tidak terguling," kata Lutfil.
Pak ogah yang menjadi korban diketahui bernama Abdul Rosid (48), warga Desa Ngaluran RT 3 RW 3, Kecamayan Karanganyar, Kabupaten Demak. Menurut Lutfil, korban tewas di lokasi kejadian dengan luka di kepala.
"Korban mengalami luka cedera, meninggal dunia di TKP. Jenazah dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga Demak," jelas Lutfil.
Lutfil menjelaskan pihaknya selama ini telah melakukan imbauan serta edukasi kepada pak ogah di Kabupaten Demak. Pihaknya juga secara rutin melakukan aksi humanis dengan memberikan makanan kepada mereka.
"Imbauan kepada subpoltas atau pak ogah di sepanjang jalan Pantura wilayah hukum Polres Demak sudah dilaksanakan oleh Sat Lantas," ujar Lutfil.
"Edukasi juga kita lakukan, mengenai gerakan dasar pengaturan serta membawa rompi, lampu pengaturan saat gelap dan malam hari agar lebih safety, sekaligus memberikan makanan juga terhadap mereka sebagai kepedulian kita," pungkasnya.
(alg/alg)











































