Heboh Penemuan Bayi 6 Bulan di Teras Rumah Warga Semarang

Heboh Penemuan Bayi 6 Bulan di Teras Rumah Warga Semarang

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Minggu, 05 Apr 2026 16:38 WIB
Lokasi penemuan bayi laki-laki di teras rumah warga Peterongan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Minggu (5/4/2026).
Lokasi penemuan bayi laki-laki di teras rumah warga Peterongan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Minggu (5/4/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Semarang -

Warga Kelurahan Peterongan digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki berusia sekitar 6 bulan. Bayi itu ditemukan tergeletak di teras rumah warga sambil menangis.

Penemuan bayi itu diunggah salah satu akun Instagram @infokejadiansemarang.new. Dalam video itu tampak seorang bayi tengah digendong warga setempat di depan rumah.

"Tegelmen yo lur, telah ditemukan bayi berjenis kelamin laki laki di daerah peterongan pagi ini lur. Diduga bayi tersebut ditelantarkan oleh orang tuanya," tulis akun @infokejadiansemarang.new, Minggu (5/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat diminta konfirmasi, pemilik rumah, Nur (56) membenarkan hal tersebut. Ia mengaku menemukan bayi itu terlantar di teras rumahnya sekitar pukul 06.00 WIB pagi tadi.

"Pertama itu saya dengar (suara) nangis. Kayaknya agak sebelah sana. Pikiranku, 'mungkin bayinya tetangga sebelah'. Sudah, aku diam saja, tapi kok ada (suara) nangis lagi," kata Nur kepada detikJateng di lokasi.

ADVERTISEMENT

Ia pun mencari tahu sumber suara tangisan bayi tersebut. Semakin dicari, suara semakin terdengar jelas di depan rumahnya. Saat membuka pintu, Nur langsung terkejut mendapati ada bayi di teras rumahnya.

"Begitu aku buka (pintu), kok ora ana wong (tidak ada orang). Aku nengok, loh tangan bayinya sudah seperti ini (melambai) kaya njaluk (seperti minta) tolong, sambil nangis," ujarnya.

"Malam-malam belum kedengeran, baru pagi ini. Kalau anakku dengernya jam 05.00 WIB memang ada orang nangis, tapi tak kira anak tetangga sebelah. Aku buka pintu wis nang kono (sudah di situ)," lanjutnya.

Kondisi bayi itu digeletakkan begitu saja tanpa penutup tubuh ataupun selimut. Surat berisi pesan pun tak ada sama sekali. Hanya bayi yang terus merengek di atas baju yang dijadikan keset.

"Di atas gombal (kain). Nggak, ditutup selimut, digeletakkan. Gendongannya digelar, ditaruh di atasnya, ngono tok (gitu aja). Bayinya laki-laki," kata dia.

Nur yang terkejut langsung membangunkan orang di rumahnya dan memanggil tetangga. Ketua RT, RW, Lurah, hingga polisi akhirnya berdatangan.

"Kira-kira bayinya ya sudah 6 bulan, sudah gede, pokoknya udah mudeng. Kondisinya sehat, gemuk, bagus kok. Kita nggak tahu siapa yang naruh di situ," ucapnya.

Ia menyebut ada CCTV di dekat lokasi. Sayangnya, tampilannya buram dan tak terlihat siapa yang meletakkan bayi malang itu di teras rumah Nur.

"Ada CCTV tapi buram, nanti polisi mau ke sini lihat CCTV di samping, soalnya pemiliknya pada pergi," jelasnya.

Camat Semarang Selatan, Sunardi mengatakan, bayi tersebut saat ini sudah diberikan kepada Dinas Sosial Kota Semarang.

"Sudah dibawa Dinsos, sudah dikasihkan ke yayasan anak, dinyatakan aman, sehat. Sudah dirawat yayasan anak," kata Sunardi saat dihubungi detikJateng.




(azu/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads