123 Warga Cilacap Suspek Campak, 31 Orang Dinyatakan Positif

123 Warga Cilacap Suspek Campak, 31 Orang Dinyatakan Positif

Anang Firmansyah - detikJateng
Rabu, 01 Apr 2026 19:59 WIB
KLB (kejadian luar biasa) campak di Cilacap terjadi di empat desa berikut ini.
Ilustrasi Campak. Foto: Freepik
Cilacap -

Kasus campak di Kabupaten Cilacap melonjak sejak awal 2026. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cilacap mencatat 123 kasus suspek dan 31 kasus di antaranya positif.

"Total ada 123 suspek dan 31 kasus positif, dan KLB (kejadian luar biasa) terjadi di empat desa," kata Kepala Dinkes Cilacap, Hassanudin, saat dihubungi wartawan, Rabu (1/4/2026).

Empat desa yang ditetapkan sebagai KLB yakni Desa Binangun dan Limbangan di Kecamatan Wanareja, Desa Datar di Kecamatan Dayeuhluhur, serta Desa Sidanegara di Kecamatan Cilacap Tengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya di wilayah tersebut, penyebaran campak juga terdeteksi di sejumlah kecamatan lain meski jumlah kasusnya terbatas.

ADVERTISEMENT

"Selain empat desa KLB, ada juga beberapa kecamatan yang mulai muncul satu-satu," terang dia.

Merespons kondisi itu, Dinkes Cilacap langsung bergerak cepat dengan memprioritaskan pelaksanaan outbreak response immunization (ORI) di wilayah KLB. Seluruh balita usia 9 hingga 59 bulan di empat desa tersebut telah menjadi sasaran vaksinasi.

"Di empat desa itu sudah semua dilakukan vaksinasi campak untuk balita usia 9 sampai 59 bulan. Selanjutnya ORI akan kita lanjutkan ke seluruh wilayah Cilacap dengan sasaran yang sama," ujarnya.

Untuk mendukung langkah tersebut, Dinkes memastikan ketersediaan vaksin terus dijaga. Distribusi vaksin ke puskesmas juga telah dilakukan agar pelaksanaan imunisasi bisa segera berjalan.

"Vaksin yang ada sudah kami distribusikan ke puskesmas, dan semuanya akan segera menjadwalkan pelaksanaan imunisasi," katanya.

Hassanudin meminta warga yang mengalami gejala diminta segera memeriksakan diri dan melakukan isolasi mandiri.

"Kami minta yang sakit segera berobat dan melakukan isolasi agar tidak menularkan ke yang lain," pungkasnya.




(dil/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads