Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta aparatur sipil negara (ASN) untuk bike to work atau lari demi menghemat bahan bakar minyak (BBM). Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah (Jateng), Sumarno mengaku sudah sering bike to work bahkan juga lari.
Hal itu dikatakan Sumarno menanggapi wacana Gubernur yang meminta ASN untuk bersepeda menuju kantor. Dengan enteng ia bahkan menyebut sudah berlari ke kantor.
"Kalau saya sudah (terapkan bike to work). Lari saya juga sudah. Kalau saya dari rumah dinas hanya 3 km," kata Sumarno di Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Rabu (1/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyebut aktivitas tersebut telah menjadi olahraga rutin yang ia lakukan setiap harinya. Sebelum ke kantor, Sumarno kerap bersepeda sejauh 40 km.
"Kalau saya kan tetap karena itu bagian dari olahraga saya 40 km muternya, sebelum ke kantor. Lari 10 km saya," ujarnya.
Ia berharap, para ASN yang rumahnya tidak berada di dataran tinggi pun bisa mencontohnya dengan bersepeda ke kantor. Hal itu bisa dilakukan untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) seperti yang diinstruksikan pemerintah pusat.
"Harapannya (ASN) yang tidak nanjak-nanjak, itu bisa dengan bersepeda lah. Dan ini karena juga konsepnya kayak dulu, tidak boleh membawa kendaraan bermotor," tuturnya.
"Kemarin juga disampaikan ke Pak Gubernur, mungkin khusus hari Jumat nggak boleh kendaraan bermotor ke kantor," lanjutnya.
Selain itu, para ASN juga bisa ke kantor menggunakan transportasi publik untuk mengurangi penggunaan BBM.
"Karena hari ini tadi saya ikut acara di BPSDM ke (wilayah) atas, saya nggak bersepeda. Tapi kalau saya hampir setiap hari olahraga," ujarnya.
(ams/dil)
