Geger Turis Asing Berkelahi dengan Kelompok Waria di Thailand

Internasional

Geger Turis Asing Berkelahi dengan Kelompok Waria di Thailand

Syanti Mustika - detikJateng
Senin, 30 Mar 2026 20:21 WIB
Trus dan waria berkelahi di Thailand.
Ilustrasi perkelahian turis dan waria di Thailand. Foto: Getty Images/simarik
Solo -

Perkelahian antara turis dengan waria terjadi di Thailand. Polisi setempat tengah memburu para waria pengeroyok turis itu.

Dilansir thaiger via detikTravel Minggu (29/3/2026), perkelahian ini terjadi pada larut malam di dekat Walking Street Pattaya. Polisi setempat menerima laporan pada dini hari sekitar pukul 03.30 waktu setempat, di mana insiden itu terjadi di dekat area pintu masuk di tempat parkir dermaga Pattaya Selatan lama di Nong Prue, Bang Lamung, Chon Buri.

Kepolisian pariwisata Thailand berkoordinasi dengan instansi terkait langsung pergi ke TKP. Di sana, sudah berkerumun turis baik domestik maupun asing yang merekam kejadian itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perkelahian itu melibatkan seorang turis asing perempuan dan lebih dari 10 waria. Selama kejadian tersebut, sebuah sepeda motor yang diparkir di dekatnya juga terguling dan rusak.

ADVERTISEMENT

Polisi pariwisata segera mengendalikan situasi dan memanggil empat turis wanita asing untuk dimintai identitasnya. Sementara kelompok waria yang melakukan pengeroyokan disebut bubar dan melarikan diri. Polisi saat ini berupaya melacak mereka untuk diinterogasi lebih lanjut guna menentukan penyebab insiden tersebut.

Memang cukup sering terjadi perkelahian serupa di kawasan ini. Bahkan telah ada seruan untuk memperkuat langkah-langkah keamanan karena kawasan itu zona wisata malam.

Sebelumnya juga terjadi perkelahian sekelompok waria Thailand dengan seorang turis Jerman di Jalan Pantai Pattaya. Dalam rekaman yang beredar, kelompok waria tersebut berteriak-teriak tentang mengambil dompet turis asing saat perkelahian berlangsung.

Klip tersebut dilaporkan menunjukkan lima wanita transgender bergulat dengan turis tersebut di jalan dan menyerangnya saat ia jatuh ke tanah, membuatnya terluka. Seorang saksi mengatakan bahwa tas turis tersebut jatuh ke tanah selama perkelahian, sehingga mereka mengambilnya dan mengembalikannya kepadanya, yang tampaknya membuat kelompok tersebut marah.

Awal Maret lalu, seorang turis China berlari telanjang dari hotel Pattaya gegara dirampok waria. Dua waria yang merupakan pekerja seks kabur membawa uang tunai 10.000 baht dan satu iPhone 15 Pro Max.

Mundur ke Februari, turis China lainnya juga mengalami hal yang sama, dirampok waria. Awalnya dia janjian dengan 1 waria, eh yang datang malah 3 orang dan merampok barang-barangnya.

Akhir Desember 2025, turis India diserang di Walking Street Pattaya setelah menolak membayar jasa seks dari waria. Seorang saksi mata mengatakan bahwa ia melihat pria India tersebut berdebat dengan seorang pekerja seks transgender di dekat pintu masuk jalan pejalan kaki. Keduanya terlihat saling mengejar dan memukul sebelum situasi memburuk.




(apu/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads