Menteri PU Sebut Upayakan Cara agar Usia Waduk Gajah Mungkur Bertambah

Menteri PU Sebut Upayakan Cara agar Usia Waduk Gajah Mungkur Bertambah

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Minggu, 29 Mar 2026 20:14 WIB
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat meninjau Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Sabtu (8/2/2025).
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat meninjau Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Sabtu (8/2/2025). Foto: dok. detikJateng
Boyolali -

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menyatakan tengah berusaha menambah umur Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. Ia menuturkan salah satunya mulai dari pembenahan hulu hingga closure dike.

Dody menyebut, terdapat empat kapal yang kini beroperasi untuk mengeruk sedimen di Waduk Gajah Mungkur.

"Di Wonogiri itu ada empat kapal keruk yang pekerjaannya memang berusaha menahan (mengeruk sedimen), memang kapal keruknya tidak terlalu besar," jelas Dody saat ditemui di Desa Ketitang, Kecamatan Nogosari, Boyolali, Minggu (29/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dody juga menyebut cara selanjutnya untuk memperpanjang usia Waduk Gajah Mungkur, yakni dengan memasang closure dike.

ADVERTISEMENT

"Sebenarnya ada cara lain kan, closure dike. Ada beberapa cara yang akan kita kerjakan agar lifetime-nya itu bisa nambah," katanya.

Selain itu, cara lainnya yakni dengan mengeruk sedimen waduk secara rutin. Dia menekankan juga agar hulu waduk dapat diperbaiki.

"Dikeruk secara regular, kita pasang closure dike untuk menampung lumpur sebelum dia masuk ke dalam. Hulu kita yang rusak, makanya pertama kali kita minta tolong kepada balai dan pengelolaan bendungan coba deh kalian lihat tuh hulunya kan rusak, kita coba bareng masyarakat tanam pohon sama-sama," katanya.

"Itu salah satu cara sih untuk memperpanjang usia bendungan. Jadi pas hujan deras di hulu yang turun itu bukan lumpur, yang turun itu air lah," pungkasnya.

Diketahui, pada Februari 2025, Dody sempat menyebut usia Waduk Gajah Mungkur tinggal 6 tahun lagi.

"Kira-kira 6 tahun lagi selesai (mulai beroperasi 1981). Dengan cara seperti itu dan adanya kapal keruk, harapannya umur bendungan bisa nambah di atas 50 tahun," jelas Dody pada 8 Februari 2025.

Adapun gagasan pembangunan waduk sudah muncul sejak masa kolonial Belanda, tetapi baru diwujudkan setelah Indonesia merdeka dan memasuki era pembangunan nasional. Menurut publikasi bertajuk Pembangunan Waduk Gajah Mungkur Tahun 1976-1986 oleh Sri Utami, perencanaan pembangunan Waduk Gajah Mungkur dimulai sejak tahun 1964 sebagai bagian dari proyek irigasi dan pengendalian banjir Sungai Sala. Studi kelayakan dan master plan dilakukan antara 1972-1974 dengan bantuan teknik dari Jepang melalui Overseas Technical Cooperation of Japan.

Pembangunan resmi dimulai pada tahun 1976, dibantu oleh Nippon Koei Co. Ltd sebagai konsultan teknik, dan dibantu pendanaan pinjaman dari pemerintah Jepang sebesar Rp 22 miliar lebih, sedangkan dana APBN mencapai Rp 36 miliar lebih. Waduk ini dibangun di pertemuan berbagai aliran sungai di wilayah Wonogiri, sehingga ketika selesai, waduk memiliki kapasitas lebih dari 700 juta meter kubik dengan luas genangan sekitar 8.800 hektar, menutupi sebagian wilayah kecamatan di Wonogiri.



(apu/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads