Truk sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang viral oleng dan 'memuntahkan' sampah di Jalan Papandayan, Kecamatan Candisari. Terungkap, sopir melajukan truknya di atas batas kecepatan normal karena mengejar jadwal angkut di lokasi lain.
Hal itu disampaikan Kepala DLH Kota Semarang, Glory Nasarani. Ia mengatakan, berdasarkan penelusuran melalui rekaman CCTV, truk milik DLH itu mengangkut sampah dari TPS Pasar Jangli menuju TPA.
"Pengemudi memacu kendaraan dengan kecepatan hampir 60 km/jam, melebihi batas ketentuan yang seharusnya 40 km/jam," kata Glory dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hal ini dilakukan pengemudi karena harus mengejar jadwal pengangkutan sampah di dua lokasi lain yang juga mengalami beban angkut tinggi," lanjutnya.
Sopir Terancam Dipecat Jika Mengulangi
DLH Kota Semarang pun disebut telah memanggil sopir truk itu untuk meminta keterangan. Sopir itu disebut memiliki rekam jejak kinerja yang baik. Namun, DLH tetap memberi sanksi tegas.
"Kami sudah memanggil driver yang bersangkutan dan memberikan teguran, baik secara lisan maupun peringatan tertulis. Jika kejadian serupa terulang kembali, kami tidak segan untuk memberikan sanksi yang lebih berat, termasuk pemecatan," ucapnya.
Pihaknya juga berkomitmen akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) pengangkutan sampah, demi memastikan seluruh petugas di lapangan paham dan patuh pada aturan keselamatan serta kebersihan selama bertugas.
Usai kejadian kemarin, ia menegaskan DLH Kota Semarang sudah langsung menyapu sampah ke pinggir Jalan Papandayan, sambil menunggu armada pendukung. Begitu armada datang, sampah langsung dinaikkan ke truk, sehingga pukul 13.00 WIB, seluruh area sudah bersih.
"Selaku Kepala DLH, saya menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, video sampah yang tercecer di Jalan Papandayan, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, karena truk sampah oleng, viral di media sosial.
"Miris dan bikin geram! Sebuah truk sampah milik DLH Kota Semarang dilaporkan oleng hingga menumpahkan muatannya di depan kawasan Grand Edge Papandayan," tulis akun @dinaskegelapan_kotasemarang, Selasa (24/3).
"Bukannya sigap bertanggung jawab dan membersihkan sampah yang berserakan, pengemudi justru memilih pergi begitu saja. Akibatnya, sampah berserakan di jalan, menimbulkan bau menyengat yang sangat mengganggu pengguna jalan dan warga sekitar," lanjutnya.
Kepala DLH Kota Semarang, Glory Nasarani, saat dimintai konfirmasi mengungkap peristiwa itu terjadi pada Selasa siang sekitar pukul 12.00 WIB. Sekitar pukul 13.00 WIB sampah sudah bersih karena langsung ditangani oleh para petugas.
"Untuk penanganan sudah langsung kami tindaklanjuti setelah kejadian, sehingga kurang dari 1 jam sudah bersih. Kejadian kurang lebih jam 12.00 WIB siang, jam 13.00 WIB sudah selesai," ujarnya.
