Dua orang wisatawan hilang terseret ombak pantai Kebumen. Hingga kini kedua korban belum ditemukan dan tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.
Kedua korban terseret ombak pantai di lokasi yang berbeda pada Senin (23/3/2026) sore. Korban Agus Setiawan (42) warga Desa Pucung Bedug, Kecamatan Purwonegoro, Kabupaten Banjarnegara terseret ombak Pantai Suwuk Desa Tambakmulya, Kecamatan Puring, Kebumen. Sementara korban Tasdik Susendi (21) Desa Buara, Kecamatan Ktanggungan, Kabupaten Brebes hilang di Pantai Pecaron.
"Untuk korban yang terseret ada dua tapi lokasinya beda. Yang satu di Pantai Suwuk yang satunya di Pantai Pecaron," kata Humas BPBD Kebumen, Heri Purwoto saat dihubungi detikJateng, Selasa (24/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Heri menjelaskan, korban yang hilang di Pantai Suwuk sebelumnya datang bersama rombongan sekitar 25 orang untuk berwisata. Namun, selain untuk berwisata, korban juga sekaligus mencari ikan dengan cara menjaring di pinggir pantai. Nahas, saat menjaring ikan itu, ombak besar datang dan langsung menyeret korban ke tengah laut.
"Jadi korban ini bisa dibilang wisatawan, tapi pas datang sekalian mencari ikan dengan cara menjaring karena sudah bawa jaring. Kemudian saat menjaring ikan terseret ombak," jelasnya.
Sementara itu, untuk korban yang terseret ombak di Pantai Pecaron sebelumnya bermain bersama rombongan sekitar 10 orang di pinggir pantai. Namun karena korban bermain terlalu ke tengah sehingga terseret ombak.
"Untuk yang di Pantai Pecaron ini sebelumnya korban ini datang rombongan sekitar 10 orang. Kemudian bermain di pantai ada yang mandi-mandi termasuk korban. Terus korban ini terseret ombak, untuk yang lainnya selamat," urainya.
Mendapatkan laporan tersebut, tim SAR gabungan kemudian langsung merapat ke lokasi kejadian baik di Pantai Suwuk maupun di Pantai Pecaron untuk melakukan pencarian korban. Namun hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan.
"Sampai saat ini kedua korban belum ditemukan dan masih terus dilakukan pencarian. Petugas di pantai juga terus mengimbau kepada seluruh pengunjung untuk tetap berhati-hati dan melarang pengunjung agar tidak mandi di pantai karena berbahaya," pungkasnya.
(afn/afn)
