Satu korban ledakan petasan di kebun pisang Kuripan Kidul, Kota Pekalongan, tewas di rumah sakit kemarin malam. Dua korban petasan lainnya masih dalam penanganan medis RSUD Bendan Kota Pekalongan.
Kapolsek Pekalongan Selatan, Kompol Aries Tri Hartanto, mengatakan korban meninggal sekitar pukul 19.30 WIB. Korban tewas atas nama M Syafiq (14).
"Ya, meninggal dunia satu orang tadi malam sekitar pukul 19.30 WIB di rumah sakit atas nama MS," kata Aries kepada detikJateng, Selasa (24/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jenazah M Syafiq (sebelumnya tertulis SS), Senin malam langsung dibawa ke rumah duka di Kuripan Kidul, Pekalongan Selatan.
Sementara itu, dokter jaga IGD, dr Brian Abednego, menjelaskan bahwa total terdapat tiga pasien yang ditangani akibat ledakan tersebut.
"Pasien ada tiga. Sudah dilakukan penanganan awal dari dokter jaga shift siang," jelas dr Brian.
Ia merinci, satu pasien meninggal dunia di IGD. Sementara dua korban lainnya masih menjalani perawatan intensif.
"Yang pertama meninggal dunia di IGD. Yang kedua saat ini sedang dalam tindakan di ruang operasi oleh dokter bedah. Yang ketiga masih dalam penanganan di IGD," tambahnya.
Terkait kondisi dua korban yang masih dirawat, pihak rumah sakit belum memberikan keterangan detail dan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut.
"Untuk keterangan lebih lanjut dan lebih detailnya, nanti akan kami sampaikan hari Rabu," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan tiga remaja terkena ledakan petasan yang tengah diracik di kebun pisang di Kuripan Kidul, Pekalongan Selatan, Senin (23/3) siang. Dua dari tiga korban merupakan peracik petasan, yakni MS dan MM, sedangkan satu remaja yakni MAA, terkena dampak ledakan saat bermain di sekitar lokasi kebun.
Ketiga korban ledakan yakni MS (14), MM (17) dan MAA (14) ketiganya warga Kuripan Kidul GG 4 RT 02 RW 01 Kelurahan Kuripan Kertoharjo Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan.
Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Setyanto, menyebut ledakan itu terjadi saat dua remaja tersebut sedang meracik petasan.
"Yang mana ada dua remaja sedang meracik petasan, kemudian petasan tersebut salah satu meledak, sehingga mengakibatkan dua orang yang merakit ini mengalami luka-luka agak serius," kata dia, kemarin.
"Sementara satu korban lainnya terkena dampak ledakan dari jarak sekitar 15 meter, mengalami luka robek di kaki Sebelah kiri," imbuh dia.
(afn/afn)
