Satu unit mobil berpelat merah nomor Klaten AD xx36 XC menjadi viral karena disebut 'keluyuran' di jalanan sementara para aparatur sipil negara (ASN) masih libur lebaran dan cuti bersama. Ternyata itu mobil siaga dari Desa Kajen, Ceper, yang sedang mengantar pasien.
Video mobil itu saat melaju di jalan raya diunggah di akun Instagram @infocegatanklaten, beberapa jam lalu. Terlihat dalam rekaman video, mobil itu jenis Ertiga berwarna hitam.
Dalam video itu terlihat mobil tersebut melaju dengan kecepatan sedang di jalan raya dan direkam seseorang dari belakang. "Kok mobilnya jalan jalan, ini bukan hari kerja," bunyi kalimat yang menyertai rekaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam unggahan tersebut dituliskan lokasinya di sekitar Kecamatan Trucuk. Postingan tersebut menuai beragam respons dari netizen.
Respons Pemkab Klaten
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Asli Daerah Pemkab Klaten, Fadzar Indrawan menyatakan akan segera mengecek kejadian itu.
"Nanti kami cek," ungkap Fadzar saat diminta konfirmasi detikJateng, Senin (23/3/2026).
Adapun Kepala Inspektorat Kabupaten Klaten, Agus Suprapto menyatakan sudah mencermati postingan tersebut. Pihaknya sudah melakukan tracking.
"Kita sedang lakukan tracking. Kalau yang mengetahui aset itu di BPKPAD, " kata Agus kepada detikJateng.
Menurut Agus, sebagaimana regulasi yang ada, terkait mobil dinas di saat liburan lebaran sudah ada aturannya. Inspektorat juga telah membuat edaran ketentuan.
"Surat edaran mas bupati sebagai tindak lanjut surat dari KPK (larangan mobil dinas) sudah saya share disaat bulan Ramadan" imbuhnya.
Penjelasan Pemdes Kajen
Menurut informasi yang diperoleh detikJateng, mobil tersebut merupakan mobil siaga Desa Kajen, Kecamatan Ceper.
Kades Kajen, Sukidi, saat diminta konfirmasi mengatakan dirinya sedang di RS. Dia meminta agar konfirmasi dilakukan ke Sekretaris Desa (Desa).
Sementara itu Sekdes Kajen, Sidik Purnawan, mengatakan bahwa mobil yang viral itu ialah mobil siaga Pemdes Kajen. Dia bilang mobil itu sedang digunakan untuk mengantar orang sakit.
"Betul itu mobil siaga Desa Kajen. Mobil digunakan untuk mengantar orang sakit," kata Sidik saat dihubungi detikJateng malam ini.
