Libur Lebaran 2026 sudah hampir habis. Para perantau bakal segera angkat kaki dari kampung halaman, kembali ke kota orang untuk mencari rezeki Allah SWT. Agar semuanya dimudahkan, ada sederet doa yang bisa dibaca.
Menurut keterangan dari laman resmi Yayasan Masjid al-Falah Surabaya, doa seorang muslim tidak mungkin ditolak. Allah SWT berjanji melalui firman-Nya:
وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran." (QS al-Baqarah: 186)
Seorang perantau tentu menghadapi berbagai macam hambatan. Mulai dari permasalahan ekonomi hingga rasa rindu keluarga yang begitu kuat menekan. Problem-problem itu dapat diselesaikan dengan memohon kepada Dzat Yang Maha Kuasa.
Bagi detikers yang akan atau tengah menempuh perjalanan kembali ke tempat perantauan, baca sederet doa di bawah ini agar dimudahkan, yuk!
Kumpulan Doa Balik Merantau agar Dimudahkan
Diambil dari buku Kumpulan Do'a dalam Al-Qur'an dan Hadits oleh Sa'id bin Ali bin Wahf al-Qahthani, buku Rahasia Dahsyat al-Fatihah, Ayat Kursi, dan Al-Waqiah untuk Kesuksesan Karier dan Bisnis tulisan Ustadz Ramadhan AM, dan laman Quran Nahdlatul Ulama (NU), berikut beberapa doanya:
1. Doa Keluar Rumah
بِسْمِ اللهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلا بالله
Arab Latin: Bismillāh, tawakkaltu 'alallāh, wa lā ḥaula wa lā quwwata illā billāh.
Arti: "Dengan nama Allah (aku keluar). Aku bertawakkal kepada-Nya dan tiada daya dan kekuatan kecuali karena pertolongan Allah."
2. Doa Naik Kendaraan
بِسْمِ اللهِ الْحَمْدُ لِلَّهِ * سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا ... هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنقَلِبُونَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الْحَمْدُ لِلَّهِ الْحَمْدُ لِلَّهِ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.
Arab Latin: Bismillāh, al-ḥamdu lillāh. Subḥānalladzī sakhkhara lanā hādzā wa mā kunnā lahu muqrinīn, wa innā ilā rabbinā lamunqalibūn. Al-ḥamdu lillāh, al-ḥamdu lillāh, al-ḥamdu lillāh. Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Subḥānaka Allāhumma innī ẓalamtu nafsī faghfir lī, fa innahu lā yaghfiru adz-dzunūba illā anta.
Arti: "Dengan nama Allah, segala puji bagi Allah, Maha Suci Tuhan yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami (di hari kiamat). Segala puji bagi Allah (3x), Maha Suci Engkau, ya Allah. Sesungguhnya aku menganiaya diriku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau."
3. Doa Naik Kapal
بِسْمِ اللّٰهِ مَجْرٰ۪ىهَا وَمُرْسٰىهَاۗ اِنَّ رَبِّيْ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ. وَمَا قَدَرُوا اللّٰهَ حَقَّ قَدْرِهٖ
Arab Latin: Bismillāhi majrāhā wa mursāhā, inna rabbī laghafūrur raḥīm. Wa mā qadarullāha ḥaqqa qadrihī.
Arti: "Dengan (menyebut) nama Allah pada waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun, Maha Penyayang. Dan mereka tidak mengagungkan Allah sebagaimana mestinya."
4. Doa Masuk Kota
للَّهُمَّ رَبَّ السَّمَاوَاتِ السَّبْعِ وَمَا أَظْلَلْنَ، وَرَبَّ الْأَرَضِيْنَ السَّبْعِ وَمَا أَقْلَلْنَ، وَرَبَّ الشَّيَاطِينَ وَمَا أَضْلَلْنَ، وَرَبَّ الرِّيَاحِ وَمَا ذَرَيْنَ. أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذِهِ الْقَرْيَةِ وَخَيْرَ أَهْلِهَا، وَخَيْرَ مَا فِيْهَا، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ أَهْلِهَا وَشَرِّ مَا فيها.
Arab Latin: Allāhumma rabbas-samāwātis-sab'i wa mā aẓlalna, wa rabbal-arāḍīnas-sab'i wa mā aqallna, wa rabbasy-syayāṭīni wa mā aḍlalna, wa rabbar-riyāḥi wa mā dzaraina. As'aluka khaira hādzihil-qaryati wa khaira ahlihā, wa khaira mā fīhā, wa a'ūdzu bika min syarrihā wa syarri ahlihā wa syarri mā fīhā.
Arti: "Ya Allah, Tuhan tujuh langit dan apa yang dinaunginya, Tuhan penguasa tujuh Bumi dan apa yang di permukaannya, Tuhan yang menguasai setan-setan dan apa yang mereka sesatkan, Tuhan yang menguasai angin dan apa yang diterbangkannya. Aku mohon kepada-Mu kebaikan desa ini, kebaikan penduduknya dan apa yang ada di dalamnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan desa ini, kejelekan penduduknya, dan apa yang ada di dalamnya."
5. Doa Ketika Berhenti Sejenak
أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
Arab Latin: A'ūdzu bikalimātillāhit-tāmmāti min syarri mā khalaq.
Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk-Nya."
6. Doa Balik Merantau ke Tempat Jauh
سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى اللَّهُمَّ هَوَنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْرِ عَنَّا بُعْدَهُ اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِي الأهْلِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفْرِ وَكَابَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ
Arab Latin: Subḥānalladzī sakhkhara lanā hādzā wa mā kunnā lahu muqrinīn, wa innā ilā rabbinā lamunqalibūn. Allāhumma innā nas'aluka fī safarinā hādzal-birra wat-taqwā, wa minal-'amali mā tarḍā. Allāhumma hawwin 'alainā safaranā hādzā waṭwi 'annā bu'dah. Allāhumma antaṣ-ṣāḥibu fis-safar wal-khalīfatu fil-ahl. Allāhumma innī a'ūdzu bika min wa'tsā'is-safar, wa kābatil-manẓar, wa sū'il-munqalabi fil-māli wal-ahl.
Arti: "Maha Suci Allah yang telah menundukkan untuk kami kendaraan ini, padahal kami sebelumnya tidak mempunyai kemampuan untuk melakukannya, dan sesungguhnya hanya kepada Rabb kami, kami akan kembali. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan, taqwa, dan amal yang Engkau ridhai dalam perjalanan kami ini. Ya Allah mudahkanlah perjalanan kami ini, dekatkanlah bagi kami jarak yang jauh. Ya Allah, Engkau adalah rekan dalam perjalanan dan pengganti di tengah keluarga. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesukaran perjalanan, tempat kembali yang menyedihkan, dan pemandangan yang buruk pada harta dan keluarga."
7. Doa Mohon Kemudahan
اللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً.
Arab Latin: Allāhumma lā sahlā illā mā ja'altahū sahlā, wa anta taj'alu al-ḥazna idzā syi'ta sahlā.
Arti: "Ya Allah, tidak ada yang mudah kecuali apa yang Engkau mudahkan dan tidak ada yang sulit jika Engkau menghendakinya kemudahan."
8. Doa Mohon Rezeki Halal
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ رِزْقًا حَلَالًا وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلَا مَشَقَّةٍ وَلَا ضَرَرٍ وَلَا نَصَبٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Arab Latin: Allāhumma innī as-aluka an tarzuqanī rizqan ḥalālan wāsi'an ṭayyiban min ghairi ta'abin wa lā masyaqqatin wa lā ḍararin wa lā naṣabin innaka 'alā kulli syai-in qadīr.
Arti: "Ya Allah, aku mohon kepada-Mu limpahan rezeki yang halal, luas, dan baik, yang didapat tanpa letih, memberatkan, membahayakan, dan banting tulang. Sungguh Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."
Nah, itulah 8 doa balik merantau yang bisa umat Islam panjatkan agar Allah SWT senantiasa mudahkan. Semoga bermanfaat!
(num/ams)











































