Petasan meledak saat dirakit di Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, melukai 9 orang, dini hari tadi. Kesembilan korban ledakan racikan petasan dirawat di rumah sakit berbeda.
Tujuh korban dirawat di RS Siti Khodijah, 1 korban di RSUD Bendan dan 1 korban di klinik layanan kesehatan.
Korban ledakan di RSUD Bendan dan di Klinik, menjalani rawat jalan. Demikian juga 4 dari 7 korban ledakan petasan yang dirawat di RS Siti Khodijah rawat jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, RS Siti Khodijah merawat 3 korban ledakan petasan dengan kondisi luka bakar 20 hingga 50 persen. Bahkan, salah satu korban harus terpaksa menjalani amputasi pada jarinya.
"Jumlah korban ada tujuh orang yang datang ke IGD. Empat orang dirawat jalan, sedangkan tiga orang dirawat inap," kata koordinator Gawat Darurat RS Siti Khodijah, dr Nungki Ardila saat ditemui di RS Siti Khodijah, Sabtu (21/3/2026) siang.
Ia menjelaskan, kondisi para korban bervariasi, dengan tingkat luka bakar berkisar antara 20 hingga 50 persen. Satu korban diketahui mengalami luka bakar hingga 50 persen.
"Persentase luka bakar sekitar 20 sampai 50 persen, dan satu orang mencapai 50 persen," jelasnya.
Selain luka bakar, beberapa korban juga mengalami cedera serius pada bagian tangan akibat kuatnya ledakan. Bahkan, terdapat pasien yang harus menjalani tindakan medis lanjutan berupa amputasi jari.
"Ada pasien yang akan menjalani amputasi, karena ledakannya cukup besar sehingga menyebabkan kerusakan berat pada jari," tambahnya.
Meski mengalami luka cukup serius, seluruh korban dalam kondisi sadar saat tiba di rumah sakit dan hingga kini masih dalam pengawasan tim medis.
Pihak rumah sakit memastikan penanganan terus dilakukan secara maksimal terhadap korban yang masih dirawat inap.
Sebelumnya diberitakan, 9 orang warga Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, terpaksa dievakuasi ke rumah sakit, akibat terkena ledakan petasan. Petasan diduga meledak saat sedang diracik.
Selain itu, rumah kosong yang dijadikan tempat meracik petasan hancur. Tim Labfor Polda Jawa Tengah, melakukan olah kejadian perkara, siang tadi.
Dari hasil keterangan sementara, para korban ini mendapatkan bubuk petasan melalui pembelian online. Sebanyak 1,5 kg bubuk petasan dibeli melalui online.
(aku/apu)
