3 Kecelakaan Dalam Sehari Renggut 8 Nyawa di Tol Jateng

Round up

3 Kecelakaan Dalam Sehari Renggut 8 Nyawa di Tol Jateng

Tim detikJateng - detikJateng
Jumat, 20 Mar 2026 03:00 WIB
Penampakan ringseknya mobil Calya Vs Bus di Tol Tegal yang meenewaskan 4 orang pemudik, Kamis (19/3/2026).
Penampakan ringseknya mobil Calya Vs Bus di Tol Tegal yang meenewaskan 4 orang pemudik, Kamis (19/3/2026). Foto: Dok. detikJateng
Solo -

Kecelakaan di tol masuk wilayah Jawa Tengah yang melibatkan pemudik dan berujung korban tewas terjadi di tiga lokasi dalam sehari. Total korban meninggal ada delapan jiwa.

Tercatat kecelakaan hari Kamis (19/3) terjadi di tol Pejagan-Pemalang KM 290+700 masuk wilayah Tegal yang menewaskan lima orang yang masih sekeluarga. Kemudian di KM 368 menewaskan ayah dan anak. Di KM 304+400, satu pemudik juga meninggal dunia.

Kecelakaan KM 290+700

Peristiwa di lokasi ini melibatkan mobil Toyota Calya bernopol B299 FFR dan bus Agra Mas bernopol T 7622 DA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasatlantas Polres Tegal, AKP Bharatungga Dharuning Pawuri mengatakan kecelakaan itu terjadi pukul 05.33 WIB. Saat itu bus Agra Mas bernopol T 7622 DA sedang berhenti di lajur darurat

"Dari rekaman CCTV, kendaraan Calya terlihat oleng ke arah kanan menuju lajur darurat, kemudian menabrak bagian belakang bus. Tidak terlihat adanya pengereman atau upaya mengurangi kecepatan," kata Bharatungga saat dihubungi wartawan, Kamis (19/3/2026)

ADVERTISEMENT

"Dugaan sementara, pengemudi mengantuk karena tidak ada tanda-tanda pengereman. Namun, hal ini masih dalam pendalaman lebih lanjut," imbuhnya.

Para korban merupakan satu keluarga yang berangkat dari Bekasi untuk mudik ke Petarukan, Kabupaten Pemalang. Usai kejadian, empat korban meninggal dan salah satunya yang merupakan balita sempat dirawat dengan kondisi kritis.

"Ada lima pasien yang kami terima sekitar pukul 07.35 WIB. Tiga meninggal di TKP, satu meninggal di IGD setelah sempat mendapatkan penanganan," kata kata Humas RS Siaga Medika Pemalang, Indra.

Indra menambahkan, sebagian korban meninggal akibat cedera kepala berat.

"Satu keluarga asal Cikarang, Bekasi, yang tengah melakukan perjalanan mudik menuju Petarukan, Kabupaten Pemalang," ungkap Indra.

Sekitar pukul 16.35 WIB, ternyata korban yang sempat dirawat itu meninggal dunia sehingga total korban menjadi lima orang.

"Korban balita yang berusia 3 tahun dalam kondisi kritis, akhirnya dinyatakan meninggal oleh dokter, tadi sore sekitar pukul 16 35," kata Indra saat dihubungi sore hari

Seluruh jenazah korban dibawa keluarga dan dimakamkan di Desa Peron Petarukan, Kabupaten Pemalang.

Para korban meninggal dunia dalam peristiwa itu merupakan satu keluarga, yaitu:

1. Gunawan (42), pengemudi Toyota Calya B 2399 FFR.
2. Devi Agustina (33)
3. Narendra Dewan Gaozan (9)
4. Nafisah Maisaroh (11)
5. Nurel Arshaka Sachid (3)


Kecelakaan di KM 368

Kecelakaan yang terjadi di ruas tol Semarang-Batang ini melibatkan Mitsubishi Xpander warna putih nomor polisi B 2135 KZI dengan bus 27 Trans jurusan Jakarta-Malang bernomor N 7008 UB. Dua korban meninggal dan dua lainnya luka-luka akibat peristiwa itu.

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang, Nasrullah, mengatakan usai peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.30 WIB itu, penanganan langsung dilakukan oleh petugas tol di bawah kewenangan PJR Jateng V Subah. Dari informasi yang diperoleh, mobil itu kurang antisipasi sehingga menabrak bus.

"Berdasarkan informasi di lapangan, insiden bermula saat kendaraan melaju dari arah barat ke timur di jalur one way. Setibanya di KM 368, diduga terjadi kurangnya antisipasi sehingga terjadi benturan dari belakang," kata Nasrullah dalam keterangan tertulis.

Dokter Jaga RSI Weleri Kendal, Dr Ika Ayu Hermawati, mengatakan, pihak rumah sakit menerima empat orang korban kecelakaan di tol Batang-Semarang sekitar pukul 11.30 WIB. Ika menjelaskan, dari keempat korban tersebut, dua korban mengalami luka di bagian kepala dan dada sementara dua korban lainnya mengalami luka di bagian kaki.

"Dari empat korban tersebut, dua korban mengalami luka di bagian kepala dan dada. Sedangkan dua korban lain mengalami luka di bagian kaki," jelas Ika kepada detikJateng, Kamis (19/3/2026).

"Dua korban yang mengalami luka di kepala dan dada meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis," sambungnya.

Empat korban tersebut, yaitu:

2 Korban Meninggal
Andi N Darto (48)
Athaya Riski (17)

2 Korban Luka
Dian Arianta (49)
Ariya Satya (13)

"Jadi keempat korban tersebut masih satu keluarga. Dua korban yang meninggal dunia itu ayah dan anaknya, kalau korban yang selamat dan masih menjalani perawatan itu ibu dan anak," ujar Ika.

Keluarga korban kemudian mendatangi rumah sakit dan membawa jenazah ke Gunungkidul, Yogyakarta untuk dimakamkan di daerah asalnya. Para korban merupakan pemudik dari Bekasi yang hendak ke Solo.

"Kedua jenazah langsung kami bawa ke Gunungkidul, nanti disemayamkan dan di salatkan dulu. Setelah itu akan langsung kami makamkan keduanya di TPU setempat," ujar keluarga korban, Nugroho.


Kecelakaan di KM 304+400

Di lokasi yang masuk Kabupaten Pemalang ini, kecelakaan melibatkan Toyota Rush berpelat nomor B 2715 UOZ dan Honda BR-V nopol F 1240 FD. Satu orang meninggal dunia.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pemalang Ipda Widodo mengatakan, kecelakaan diduga akibat pengemudi Toyota Rush kehilangan konsentrasi saat berkendara.

"Pengemudi Toyota Rush diduga mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kanan dan menabrak Honda BR-V yang sedang berhenti di bahu jalan," ujarnya saat dihubungi wartawan, Kamis (19/3/2026).

"Pengemudi Toyota Rush diduga mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kanan dan menabrak Honda BR-V yang sedang berhenti di bahu jalan," ujarnya saat dihubungi wartawan, Kamis (19/3/2026).

Widodo menjelaskan, Honda BR-V tersebut berhenti di bahu jalan karena mengalami kerusakan yaitu bumper depan terlepas. Korban tewas diketahui bernama Hardiansyah Pratama, warga Bogor, yang merupakan pengemudi Honda BR-V.

"Korban mengalami luka sobek di bagian belakang kepala dan cedera kepala. Saat ini di RSU Siaga Medika Pemalang," jelasnya.

Sementara itu, Humas RS Siaga Medika Indra Setiawan mengungkapkan satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

"Pemudik dari Bogor Hendak ke Magelang. Mengalami kecelakaan di KM 304, kepala cedera. Satu meninggal. Sedangkan untuk ibu dan anak selamat," kata Indra kepada detikJateng.




(alg/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads