Tiga warung makan di Jalan Mpu Tantular, kawasan Kota Lama, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, terbakar. Warga menyebut kebakaran berawal dari warung makan di posisi tengah.
Pantauan detikJateng di lokasi pada pukul 21.00 WIB di lokasi tampak tiga armada mobil Damkar Kota Semarang diterjunkan di lokasi. Namun, api sudah padam.
Tampak sejumlah petugas pemadam kebakaran tengah berjibaku memadamkan tiga warung tersebut. Selain petugas damkar, tampak pula personel kepolisian dan PLN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun ketiga warung itu berdinding seng. Lokasinya berdempetan. Sebagian warung masih dalam kondisi utuh meski terbakar, sementara sebagian furnitur di dalamnya hangus dilalap si jago merah.
Warga juga berkerumun menyaksikan proses pemadaman. Seorang warga yang menyaksikan kejadian, Miftah, menuturkan kebakaran diduga dipicu aliran listrik.
"(Kebakaran dipicu) Kemungkinan gara-gara listrik. (Kejadian? Sekitar 20.30 WIB," jelas Miftah.
Dia mengatakan, saat terjadi kebakaran ketiga warung telah tutup. Ketiga warung tersebut buka pada siang hari.
"Posisinya tutup, kalau siang buka. Warung makan biasa," katanya.
Dia menyebut, kebakaran berasal dari warung yang posisinya di tengah.
"Yang pertama yang tengah ini yang kebakaran. Ini tiga warung makan semua. Ketiganya kebakaran," jelasnya.
Sementara itu, penyewa warung di posisi tengah, Hartini, hanya memberi sedikit keterangan. Dia menyebut, warungnya merupakan warung burjo.
"Burjo, (jualan) macam-macam," terangnya.
Sementara itu, Kapolsek Semarang Utara, Kompol Heri Sumiarso, membernarkan jika terdapat tiga warung yang terbakar.
"Betul, Bang," jelas Heri saat dimintai konfirmasi detikJateng malam ini.
Heri menerangkan pihaknya tengah menyelidiki soal penyebab kebakaran. Pun kerugian atas insiden tersebut masih dihitung.
"Masih proses lidik Bang. Untuk kerugian masih dikomunikasikan dengan pemilik," jelasnya
(iaf/alg)











































