Pemudik Bakal Dialihkan Lewat Klaten-Polanharjo jika Exit Tol Prambanan Macet

Pemudik Bakal Dialihkan Lewat Klaten-Polanharjo jika Exit Tol Prambanan Macet

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Senin, 16 Mar 2026 14:17 WIB
Berikut sederet rencana rekayasa lalu lintas jika terjadi kemacetan di ruas jalan dari exit tol Prambanan sampai wilayah perbatasan Klaten-Sleman.
GT tol Prambanan Klaten ke arah Jalan Jogja-Solo, Senin (16/3/2026). Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
Klaten -

Ruas jalan dari exit tol Prambanan sampai wilayah perbatasan Klaten-Sleman berpotensi rawan macet. Jika terjadi kemacetan, pemudik dari arah Jogja yang hendak keluar lewat exit tol Prambanan bakal dialihkan ke exit tol Klaten atau exit tol Polanharjo.

"Yang menjadi prioritas tentunya nanti adalah jalur tol dan jalan Jogja-Solo. Terutama di wilayah Prambanan mulai dari exit tol sampai dengan perbatasan (Sleman)," kata Kasat Lantas Polres Klaten AKP Wendi Andranu saat ditemui detikJateng di Mapolres Klaten, Senin (16/3/2026).

Wendi mengatakan pihaknya selalu berkoordinasi dengan Dirlantas Polda DIY maupun Sat Lantas Polres Sleman. Apalagi tahun ini ada fungsional tol Purwomartani, Kalasan, Sleman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita terus bersinergi karena di tahun ini juga ada fungsional di Purwomartani. Untuk kondisi jalan lainnya, alhamdulilah saat ini baik pemerintah provinsi maupun daerah sedang gencar perbaikan jalan, " ujar Wendi.

ADVERTISEMENT

Antisipasi lainnya, jelas Wendi, jika terjadi kepadatan akan diberlakukan rekayasa arus di tol. Jika arus ke arah exit tol Prambanan padat, kendaraan akan dialihkan keluar exit tol kota Klaten.

"Ketika jalur Prambanan padat untuk keluar kendaraan ke arah Jogja kita alihkan ke exit tol Klaten itu sebagai delaying sistem. Bahkan jika nanti kota dan Prambanan terlalu padat jika memungkinkan kita arahkan ke exit tol Polanharjo tapi sifatnya situasional," papar Wendi.

"Tapi kalau misalkan di Prambanan kita bisa bersinergi dengan Jogja dan Sleman untuk penarikan ke arah Jogja, berarti cara bertindak (pengalihan) ke Kota dan Polanharjo tidak akan kita lakukan," sambungnya.

Jalur alternatif, sebut Wendi, juga sudah beberapa disiapkan jika terjadi kepadatan. Jalur itu untuk alternatif ke arah Piyungan, Gunungkidul.

"Sudah kita siapkan jalur jalan yang melalui Piyungan. Di wilayah kita ada di simpang tiga soto Pak Narto dan simpang tiga WS ke selatan, rambu sudah kita pasang, " imbuhnya.

Penjelasan Dishub Klaten

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten, Supriyono, menjelaskan fungsional tol hanya di ruas Prambanan-Purwomartani. Dia menjelaskan akses keluar ada di exit tol Prambanan.

"Fungsional itu kendaraan yang keluar dari Jogja melalui Purwomartani, jadi bukan dari Prambanan langsung bisa ke Jogja. Turunnya arus mudik tetap di exit tol Prambanan, makanya fungsional itu hanya mengurangi arus dari Jogja," papar Supriyono kepada detikJateng.

Dengan fungsional tol itu, sebut Supriyono, hanya mengurangi arus yang dari Jogja ke Klaten karena dilewatkan tol Purwomartani. Pihaknya pun tetap menyiapkan antisipasi kemacetan.

"Ya makanya antisipasi kita tempatkan pos di exit tol dan Prambanan. Kita juga siapkan reaksi cepat sehingga jika ada kepadatan diurai," ujar Supriyono di Pemkab.




(dil/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads