Heboh Bocah SD di Pati Diduga Dibully Teman Sekelas hingga Masuk RS

Heboh Bocah SD di Pati Diduga Dibully Teman Sekelas hingga Masuk RS

Dian Utoro Aji - detikJateng
Sabtu, 14 Mar 2026 15:40 WIB
Bocah SD dikeroyok di Pati.
Ilustrasi bocah SD dikeroyok. Foto: Dok.Detikcom
Pati -

Sebuah unggahan kejadian pengeroyokan terhadap siswa kelas 3 sekolah dasar oleh teman sekelasnya di Pati viral. Bocah itu disebut sampai masuk rumah sakit.

Kabar tersebut seperti diunggah akun Facebook Eko Kuswanto. Pada unggahan ini dijelaskan adanya kabar terkait dengan kejadian pengeroyokan terhadap siswa kelas 3 SD oleh teman sekelasnya sendiri. Akibatnya korban dilarikan ke rumah sakit.

"Seorang siswa kelas 3 SD diduga dikeroyok temannya. Semoga bisa menjadi pembelajaran untuk kita semua," tulisnya seperti dilihat detikJateng, Sabtu (14/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mohon ditindaklanjuti bocah SD Karaban kelas 3 Dikeroyok teman sekelasnya, hingga masuk ke rumah sakit," dia melanjutkan.

ADVERTISEMENT

Dimintai konfirmasi, Kepala Desa Karaban Kecamatan Gabus, Kusnan, membenarkan adanya kejadian bullying tersebut. Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (12/3) lalu. Kejadian itu bermula saat korban dirundung teman sekelasnya perkara iuran sound.

"Namanya juga anak-anak. Jadi dia itu mau iuran sound, rencana iuran sound jadi nggak punya uang atau bagaimana terus dibully dengan teman-temannya," kata Kusnan saat dihubungi wartawan.

Kusnan mengatakan pemerintah desa bersama sekolah dan wali murid telah melakukan mediasi. Hasilnya kedua belah pihak sudah sepakat damai.

"Jadi tadi pagi sudah dimediasi pihak sekolah, wali murid, saya juga ada di sana. Intinya ada kesanggupan membantu kepada orang tua secara materiil untuk korban," jelasnya.

Atas kejadian ini, Kusnan mengimbau kepada sekolah dan wali murid untuk lebih dewasa menanggapi kejadian di sekolah. Ia berharap agar kejadian bullying tersebut tidak terulang lagi.

"Saya menekankan kepada sekolahan jangan sampai melebar ke mana-mana, saya mohon suatu saat dikumpulkan semua wali murid untuk diedukasi, nanti akan kita hadirkan pihak polisi dan TNI hari-hari berikutnya," jelasnya.

Terkait dengan kabar korban dilarikan ke rumah sakit, menurutnya kondisinya sudah membaik. Hari ini kata dia, korban sudah kembali ke rumah.

"Nggak luka, dikhawatirkan ada luka, kepala atau dalam tapi tidak ada. Rencana hari ini pulang," jelasnya.

Sementara Kasi Humas Polresta Pati, Ipda Hafid Amin, mengaku belum menerima laporan secara resmi. Ia mengatakan baru mengecek kejadian tersebut.

"Siap, kami cek dulu," jawab dia.




(apu/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads