Sesosok pria yang dinarasikan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Semarang viral di media sosial karena terekam melempar batu dan menyebabkan mobil warga setempat rusak. Satpol PP Kota Semarang kini memburu ODGJ tersebut.
Kabar tersebut diunggah oleh akun Instagram @kejadiansmg pada Jumat (13/3/2026). Dituliskan akun itu, pria ODGJ tersebut melempar batu di Jembatan Citarum, Kecamatan Semarang Timur, dan Madukoro, Semarang Barat.
"ODGJ atlet lempar batu, hati hati lur nek ketemu wong iki. Lokasi kejadian terinfo di Jembatan Citarum dan di Madukoro," tulis akun tersebut seperti dilihat detikJateng hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada unggahan tersebut, tampak pria ODGJ tersebut mengenakan pakaian hitam lusuh. Rambutnya panjang tak terurus.
Di unggahan berikutnya, tampak sejumlah kaca depan mobil pecah. Bahkan spion satu unit mobil sudah tidak memiliki cermin.
Sekretaris Satpol PP Kota Semarang, Marthen Stevanus Dacosta, mengaku mendapat laporan dari warga atas kejadian tersebut.
"Sebelum Jumatan begitu dapat kabar dari medsosnya Ibu Wali (Wali Kota Semarang). Terus kita sisir di daerah Citarum," terang Marthen saat dihubungi detikJateng, hari ini.
Namun, Satpol PP tidak menemukan ODGJ terkait saat menyusur daerah Jembatan Citarum. Sebab berdasarkan informasi dari warga sekitar, kata Marthen, ODGJ tersebut hanya muncul pada waktu tertentu.
"Jadi tadi pagi kita tidak ketemu. Nanti sore, yang regu sore, saya suruh nyambangi, standby situ, harus dapat, karena pasti mengganggu kenyamanan warga sekitar yang lalu-lalang," terangnya.
Selain di Jembatan Citarum, Satpol PP Kota Semarang juga menyisir wilayah Madukoro. Lagi-lagi upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
"Ya, Madukoro tadi kami juga ke sana. Dia berpindah-pindah. Warga sekitar juga sudah kami sampaikan kalau ketemu, nanti kami jemput," kata Marthen.
Jika Satpol PP Kota Semarang berhasil mengamankan ODGJ tersebut, maka akan dikirim ke Dinas Sosial Kota Semarang.
"Kita serahkan kita serahkan ke Dinsos karena Dinsos juga sudah ada tim khusus," terangnya.
Marthen pun meminta masyarakat untuk melapor ke command center 112 jika menemukan ODGJ itu.
(apu/alg)











































