Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi), Rismon Hasiholan Sianipar menemui Jokowi di kediaman pribadi Sumber, Banjarsari, Solo. Dia datang untuk meminta maaf.
Pertemuan yang berjalan sekitar 30 menit itu digelar tertutup. Kuasa hukum Rismon, Jahmada Girsang juga bergabung.
Rismon Minta Maaf
Rismon mengakui kedatangannya menemui Jokowi untuk meminta maaf. Dia juga mengungkapkan permintaan maaf kepada publik soal temuan baru ijazah Jokowi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya tentu, saya pun minta maaf kepada publik. Apalagi kepada pihak terkait seperti Bapak Joko Widodo. Itulah pertanggungjawaban seorang peneliti yang harus independen, yang siap dicerca, dihina dengan narasi-narasi sesuka mereka meskipun narasi mereka tidak bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah," katanya usai bertemu Jokowi, Kamis (12/3/2026).
Hasil Penelitian Ijazah Jokowi
Rismon menjelaskan dalam dua bulan terakhir melanjutkan penelitian soal ijazah Jokowi. Kemudian menurutnya ada temuan baru.
"Pertama, saya dapati memang sejak gelar perkara ditunjukkan ijazah analog dari Bapak Joko Widodo. Terus saya kaji lagi apa yang saya amati di situ, bahwa ada emboss, ada watermarks. Jadi emboss dan watermarks ini menjadi objek kajian saya dan saya teliti memang tidak ada hologram," ujar Rismon.
"Mungkin setelah saya kaji dengan beberapa objek ijazah lainnya di tahun yang sama dari UGM, memang pada saat itu hologram memang tidak dipakai sebagai pengunci atau pengaman dalam sebuah ijazah. Jadi memang yang ada hanya watermarks dan emboss," sambungnya.
Penelitian Independen
Ia kembali menegaskan penelitian dilakukan independen sehingga tidak ada ketergantungan dengan Roy Suryo dan dokter Tifa. Buku yang ia buat yakni Jokowi White's Paper disebut juga tidak ada keterkaitannya dengan Roy dan Tifa.
"Jadi saya garis bawahi, secara independen metodologi itu saya tuliskan sekitar 480-an halaman dari 700 halaman lebih di buku Jokowi's White's Paper. Karena buku tersebut adalah tulisan yang independen, artinya tulisan kami antara Pak Roy (Suryo) dan Bu Tifa tidak ada saling ketergantungan, tidak ada saling keterkaitan karena ditulis secara terpisah baik secara geografi maupun analisa," bebernya.
"Nah, terkait dengan itu, maka saya tentu tetap melanjutkan penelitian saya. Apa yang dilakukan Pak Roy dan Bu Tifa saya tidak tahu ya, karena memang objek kajian saya berbeda," lanjut Rismon.
Berbeda dari sebelumnya yang dengan tegas mengatakan ijazah Jokowi palsu, ia justru menyebut keaslian harus dilakukan dengan metode lagi bukan hanya sekedar narasi.
"(Menegaskan ijazah asli?) Jawaban itu kan jawaban yang harusnya dijawab dengan metodologi, bukan secara narasi bahwa itu palsu, itu asli. Secara metodologi itu harus dijawab dan itu harus objektif," pungkasnya.
Pertemuan Berjalan Bersahabat
Pengacara Rismon, Jahmada Girsang, mengungkapkan respons Jokowi soal kehadiran kliennya. Menurutnya, pertemuan Jokowi dan Rismon sangat bersahabat.
"Tadi pertemuan saya tadi ya, pertemuan tadi adalah bersahabat, memang itu tujuan kita dan tujuannya adalah tentu menyelesaikan perkara ini, khususnya Rismon dengan Pak Jokowi. Tadi juga ketawa di dalam apalagi menjelang Lebaran, sesuai kita harapkan, kita diterima secara pribadi oleh Pak Jokowi," katanya usai bertemu dengan Jokowi, Kamis (12/3/2026).
Jahmada menjelaskan bpertemuan itu tidak terlepas dari restorative justice yang telah diajukan. Di mana untuk bisa mengajukan restorative justice harus ada saling memaafkan.
"Sebenarnya semua sudah jelas ya, cuma. Apa sih syarat untuk mekanisme restorative justice, Jadi tentu itu tadi sudah saya sampaikan dan kita sudah konsepkan juga secara tertulis, cuman itu barangkali akan dilanjutkan kembali hanya untuk administrasinya," jelasnya.
Rismon Bawa Oleh-oleh
Jahmada menyebut Rismon membawa makanan khas Batak, Naniarsik dan kain Ulos untuk Jokowi. Menurutnya makanan tersebut mempunyai makna yang mendalam. Dirinya membawa makanan tersebut sebagai bentuk menghormati Jokowi sebagai orang terhormat.
"Naniarsik bahwa artinya menganggap Pak Jokowi orang terhormat dan ada perdamaian," ungkap Jahmada.
Sedangan untuk kain Ulos khas Suku Batak, Sumatera Utara, jahmada menjelaskan hal itu untuk menegaskan ucapan terima kasih.
"Ada kain Ulos untuk secara adat untuk menegaskan ucapan terima kasih," pungkasnya.
Untuk diketahui, ilansir dari detikNews, Rismon Hasiholan Sianipar merupakan salah satu tersangka kasus tudingan ijazah palsu Jokowi. Dia mengajukan restorative justice (RJ) dalam kasus tersebut. Surat permohonan RJ tersebut diajukan pekan lalu.
"Jadi beberapa hari yang lalu atau seminggu yang lalu, yang bersangkutan saudara RHS bersama pengacaranya menyampaikan permohonan fasilitasi restorative justice kepada penyidik," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).
(alg/apl)











































