Rismon Sianipar, tersangka tudingan ijazah palsu Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi) membawakan makanan khas Batak hingga kain Ulos. Cendera mata itu dibawa saat Rismon meminta maaf secara langsung ke Jokowi.
Awalnya, Rismon bertemu Jokowi sendiri di dalam rumah di Jalan Kutai Utara No 1, Sumber, Banjarsari, Solo, sekira 15 menit. Tak berselang lama pengacara Rismon, Jahmada Girsang masuk ke pertemuan tersebut.
Setelah keduanya bersama di dalam, Rismon membawa makanan khas Batak, Naniarsik dan kain Ulos untuk Jokowi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi bawa makanan Naniarsik khas Batak," kata Jahmada usai bertemu Jokowi, Kamis (12/3/2026).
Rismon mengatakan makanan tersebut mempunyai makna yang mendalam. Dirinya membawa makanan tersebut sebagai bentuk menghormati Jokowi sebagai orang terhormat.
"Naniarsik bahwa artinya menganggap Pak Jokowi orang terhormat dan ada perdamaian," ungkapnya.
Selain makanan, Rismon juga membawa kain Ulos khas Suku Batak, Sumatera Utara. Kain tersebut dia berikan untuk menegaskan ucapan terima kasih.
"Ada kain Ulos untuk secara adat untuk menegaskan ucapan terima kasih," pungkasnya.
(alg/apl)
