Pondok pesantren (ponpes) Roudlotul Alibin Wadda'Wah Asssidiqiyah di Desa Kaleng, Kecamatan Puring, Kebumen, terbakar. Adapun penyebab kebakaran tersebut diduga lantaran korsleting listrik.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Kamis (12/3/2026) pukul 03.00 WIB dini hari. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
"Ya diduga kebakaran karena korsleting listrik," kata Danru Pos Damkar Petanahan, Mursimin saat dihubungi detikjateng, Kamis (12/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mursimin menjelaskan, peristiwa kebakaran itu pertama kali diketahui oleh salah seorang santri. Ia pun kemudian membangunkan temannya dan langsung berusaha memadamkan api. Mengetahui hal itu, pengasuh ponpes, Kartika Nur Ma'rifah kemudian menghubungi pos Damkar Petanahan.
"Sekitar pukul 02.30 WIB, Alip terbangun karena melihat kobaran api di kamar sebelah barat dan sudah membakar kamar asmara. Lalu, Alip membangunkan temannya terus berusaha memadamkan dan terus berteriak meminta tolong," jelasnya.
Mendapatkan laporan itu, personel Damkar pos Petanahan langsung meluncur ke lokasi kejadian. Si jago merah akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.00 WIB setelah melalap sebagian bangunan sekolah dan pesantren.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
"Objek terbakar bangunan sekolah dan pesantren. Kerugian sekitar Rp. 450 juta," ucap Mursimin.
Baca juga: Pasar Darurat Ngawen Blora Kebakaran |
