Satu unit mobil dan satu sepeda motor milik Suwanto (53), warga Dusun Kepoh, Desa Bowan, Kecamatan Delanggu, Klaten terbakar saat ditinggal mandi. Api diduga dari korsleting listrik saat mobil dinyalakan.
Akibat kebakaran tersebut, mobil Carry pikap nomor polisi AD 1684 HH hangus. Selain itu sepeda motor Vario nomor polisi AD 5826 ASD terbakar di bodi depan dan joknya.
Menurut Kapolsek Delanggu, AKP Jaka Waloya, kejadian kebakaran terjadi saat subuh. Kronologisnya korban memanasi mesin mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mobil dipanasi untuk kerja sebagai pebisnis kayu lalu ditinggal mandi. Kemudian tetangga ibu-ibu curiga ada asap dari garasi," jelas Jaka Waloya di lokasi, Rabu (11/3/2026) pagi.
Saksi, lanjut Jaka, kemudian memberi tahu dan minta tolong. Warga kemudian datang mencoba memadamkan api dengan alat seadanya.
"Setelah dicek ternyata yang terbakar mobil dan satu buah sepeda motor. Juga bangunan garasi ukuran 4x4 meter," kata Jaka.
"Dugaan penyebab kebakaran karena korsleting listrik karena saat mobil dinyalakan garasi tertutup, mobil dinyalakan ditinggal mandi, kerugian sekitar Rp 50 juta. Kami imbau masyarakat berhati-hati memanasi mobil, atau menyalakan listrik dan lainnya," tutur Jaka Waloya.
Komandan Regu 2 Pemadam Kebakaran Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Tri Mart Pamungkas, menambahkan begitu mendapat laporan, dua unit langsung meluncur. Titik api dari bawah jok mobil.
"Titik api di bawah jok, kemungkinan penyebabnya karena korsleting listrik. 10 menit kita sampai lokasi mobil dan motor sudah terbakar, " papar Tri di lokasi.
"Untuk pemadaman sekitar 20 menit, tidak ada korban luka atau jiwa," imbuhnya.
Warga setempat, Agus (37), menyampaikan kejadian sekitar pukul 04.15 WIB. Mendengar warga minta tolong dirinya keluar ke lokasi.
"Saya keluar sudah ada api, mau masuk tidak bisa karena asap sudah pekat. Ini susah membuka pintunya tadi dibuka," kata Agus.
"Pintu garasi tertutup rapat akhirnya dibuka warga. Api dari mobil depan bawah kemudi ya lumayan besar," imbuh Agus.
(apu/dil)
