Janji Setia Warga Iran Pada Mojtaba Khamenei

Internasional

Janji Setia Warga Iran Pada Mojtaba Khamenei

Novi Christiastuti - detikJateng
Selasa, 10 Mar 2026 19:22 WIB
Warga Iran dari berbagai kota di negara tersebut turun ke jalan untuk menyatakan setia pada pimpinan tertinggi Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei.
People gather in a rally to support Ayatollah Mojtaba Khamenei, the successor to his late father Ayatollah Ali Khamenei as supreme leader, in Tehran, Iran, Monday, March 9, 2026. (AP Photo/Vahid Salemi) Foto: AP Photo/Vahid Salemi).
Solo -

Warga Iran dari berbagai kota di negara tersebut turun ke jalan untuk menyatakan setia pada pimpinan tertinggi Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei. Para warga seperti tidak peduli meskipun perang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel masih berkecamuk.

Dikutip dari detikNews seperti dilansir Press TV, Selasa (10/3/2026), aksi massa itu berlangsung di area ibu kota Teheran dan kota-kota besar lainnya, seperti Shiraz, Kerman, Ahvaz, Tabriz, Hamedan, Ardabil, dan kota-kota lainnya pada Senin (9/3) waktu setempat.

Sebelumnya, Otoritas Iran mengumumkan Minggu (8/3) waktu setempat bahwa Mojtaba, yang berusia 56 tahun, telah dipilih menjadi pemimpin tertinggi baru untuk negara itu, menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan gabungan AS-Israel pada akhir Februari lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan begitu, Mojtaba menjadi pemimpin tertinggi ketiga Iran sejak negara Syiah itu dilanda revolusi tahun 1979 silam. Di Teheran, aksi massa digelar di area Alun-alun Enqelab, di mana warga yang hadir terlihat mengibarkan bendera nasional Iran dan meneriakkan slogan-slogan berbunyi "Matilah AS" dan "Matilah Israel".

ADVERTISEMENT

Beberapa warga yang hadir, kepada Press TV mengatakan bahwa mereka berkumpul untuk menegaskan kembali kesetiaan dan kepatuhan mereka kepada pemimpin tertinggi Iran yang baru, serta berjanji akan memberikan dukungan penuh kepadanya.

"Kami kehilangan pemimpin tercinta kami saat beliau memimpin kafilah kami melawan kekuatan-kekuatan arogan dunia. Lukanya terlalu dalam, tetapi sekarang ada jaminan dalam diri pemimpin baru, penerusnya yang layak, yang akan melanjutkan misi ini," ungkap salah satu warga yang hadir dalam aksi massa di Teheran.

Selain itu, warga yang hadir dalam aksi massa tersebut, sebut Press TV dalam laporannya, juga mendukung Angkatan Bersenjata Iran dalam operasi pembalasan terhadap Israel dan pangkalan militer AS di kawasan.

Press TV mengungkap rentetan serangan AS dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari telah menewaskan sedikitnya 1.332 orang.

Korban tewas tidak hanya tokoh pemimpin dan pejabat senior Iran, tetapi juga warga sipil termasuk 165 anak sekolah yang tewas saat sekolah mereka di Iran bagian selatan dihantam serangan.

Iran merespons dengan gelombang serangan rudal dan drone terhadap target-target di Israel dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, yang membuat konflik menyebar ke seluruh Timur Tengah.




(apl/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads