Jembatan Cawas atau Jembatan Dengkeng di Jalan Raya Cawas-Gunungkidul, Desa Cawas, Kecamatan Cawas, Klaten, tahun ini akan dibangun setelah rusak sejak lama. Kendaraan akan dialihkan menuju jalan alternatif.
"Sosialisasi sudah beberapa waktu lalu. Tapi yang diundang baru setingkat RT dan RW," ungkap warga setempat, Margono kepada detikJateng, Senin (9/3/2026) siang.
Dijelaskan Margono, sosialisasi belum sampai ke tingkat warga yang rumahnya di dekat lokasi. Kemungkinan setelah RT dan RW baru giliran warga yang diundang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemungkinan setelah RT dan RW baru warga sekitar, karena bagaimanapun yang terdampak kan yang terdekat. Nanti pasti kan ada pembuatan pondasi, tiang dan kendaraan berat," terang Margono.
Dari informasi, sebut Margono, pembangunan akan dilaksanakan bulan April ini. Sebab jalur besar tentunya ada pengalihan arus kendaraan.
"Tentu ada pengalihan arus kendaraan besar karena ini jalur lintas provinsi. Bisa jadi lewat Pedan- Karangdowo - Posis atau jembatan Talang, Bayat," sambung Margono.
Kades Cawas, Kecamatan Cawas, Klaten, Mujiono menjelaskan sosialisasi sudah dilakukan bersama lintas instansi dan warga. Sebenarnya rencana bulan Maret.
"Tadinya mau mulai bulan Maret tapi karena diperkirakan lalu lintas padat kita minta April. Nanti sebelah barat ada jembatan darurat untuk motor," kata Mujiono.
Menurut Mujiono, pengalihan arus kendaraan dilakukan dengan beberapa jalur alternatif. Terutama untuk kendaraan besar.
"Motor ada jembatan darurat tapi untuk kendaraan besar tidak mungkin. Lewatnya ya Kecamatan Wedi atau Pedan-Karangdowo," kata Mujiono.
Terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Pemprov Jateng, Henggar Budi Anggoro membenarkan ada rencana itu. Sosialisasi sudah dilakukan ke warga.
"Sudah ada sosialisasi dari DPU PR Provinsi Jawa Tengah kepada masyarakat sekitar Jembatan Dengkeng pada akhir Bulan Februari 2026. Saat ini masih proses lelang," jelas Henggar saat diminta konfirmasi detikJateng.
Jembatan Melengkung dan Tiang Retak
Sebelumnya diberitakan, jembatan Cawas di jalan raya Cawas-Gunungkidul-Sukoharjo di Kecamatan Cawas, Klaten ternyata melengkung. Tiang jembatan di sungai terbesar di Klaten itu juga retak dan mulai ambles.
Pantauan detikJateng di lokasi, badan jembatan yang melengkung berada di sisi selatan. Dari kejauhan terlihat jelas badan jembatan sepanjang sekitar 50 meter itu tidak simetris dengan badan jalan di tengah dan utara.
Tiang penyangga jembatan di paling selatan terlihat retak. Turunnya badan jembatan juga terlihat saat melintas di jalan raya miliki provinsi Jawa Tengah tersebut.
Dari papan prasasti di bagian utara jembatan, tertulis jembatan tersebut diresmikan tahun 1970. Terpantau banyak kendaraan melintas seperti mobil, truk, bahkan bus besar.
"Melengkung pun dangu, nggih pun luweh setahun (melengkung sudah lama, ya setahun lebih). Ke selatan arah Gunungkidul," kata warga setempat, Paijo (50) kepada detikJateng saat ditemui di lokasi, Kamis (9/1/2025).
Dijelaskan Paijo, jembatan tersebut sudah sangat lama dibangun. Jembatan tersebut setiap hari ramai kendaraan karena termasuk jalan milik provinsi.
"Jalan provinsi sebabnya. Ya kalau hujan deras sekarang air hampir meluap ke jalan karena rata dengan talut jembatan," kata Paijo.
"Turene riyin ajeng dibangun (katanya dulu mau dibangun) tapi ndak jelas sampai sekarang," imbuhnya.
(afn/dil)











































