Kondisi Terkini Pasar Darurat Ngawen Blora Usai Terbakar

Kondisi Terkini Pasar Darurat Ngawen Blora Usai Terbakar

Achmad Niam Jamil - detikJateng
Minggu, 08 Mar 2026 12:42 WIB
Kondisi kios pasar darurat Ngawen, Kabupaten Blora terbakar, Minggu (8/3/2026).
Kondisi kios pasar darurat Ngawen, Kabupaten Blora terbakar, Minggu (8/3/2026). Foto: Achmad Niam Jamil/detikJateng.
Blora -

Pasar darurat Ngawen, Kabupaten Blora terbakar hebat, Sabtu (7/3) malam. Sedikitnya 9 kios pedagang ludes hingga mengakibatkan kerugian mencapai miliaran rupiah. Begini kondisi pasar usai kebakaran.

Pantauan detikJateng di lokasi, terlihat puing pasar darurat berserakan. Bekas perlengkapan jualan pedagang yang terbakar masih tertumpuk. Bau kayu yang terbakar juga masih terasa.

Beberapa rak dagangan juga terlihat di lokasi. Ada yang terbakar dan ada yang terlihat masih berdiri kokoh. Beberapa warga yang melintas juga melihat kondisi pasar darurat yang terbakar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah seorang pedagang yang juga menjadi korban kebakaran, Sutikno, mengungkap kebakaran yang terjadi. Sutikno mengatakan, saat kebakaran terjadi dirinya tengah berada di rumah .

Mendapati kabar terjadinya kebakaran, Sutikno pun bergegas menuju pasar yang jaraknya beberapa kilometer.

ADVERTISEMENT

"Saya tidur dibangunin, ditelepon sama temanku, ada kebakaran Pasar Ngawen, langsung aku meluncur sini. Tapi enggak tahu lokasinya (yang terbakar). Tahu-tahu di samping api sudah besar. Aku langsung menyelamatkan barang-barang saya," jelasnya saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu (8/3/2026).

Kondisi kios pasar darurat Ngawen, Kabupaten Blora terbakar, Minggu (8/3/2026).Kondisi kios pasar darurat Ngawen, Kabupaten Blora terbakar, Minggu (8/3/2026). Foto: Achmad Niam Jamil/detikJateng


Sutikno pun berusaha menyelamatkan barang dagangannya dengan dibantu oleh teman-temannya. Saat dirinya tiba, api baru mengenai bagian pojok tokonya dan berhasil dipadamkan.

"Saya menyelamatkan barang-barang saya itu. Saya agen sosis," jelasnya.

Dia mengatakan, sumber api berasal dari rumah milik Suwadi itu dengan cepat membesar.

"Situasinya sudah terbakar situ, sudah yang kejadiannya sudah terbakar di rumahnya yang korslet listrik itu. Pokoknya udah mau habis lah aku baru datang sini," jelas dia.

Dia menyebut, toko miliknya yang terbuat dari kayu itu terbakar, dengan cepat dicegah sehingga tidak ludes. Namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

"Yang terbakar ini dinding (dari kayu), terus plastik-plastik, jajan-jajanan. Kita selamatkan barang barang dagangan mas. Atap toko juga kena, untung ada pemadam kebakaran yang kedua, masih bisa ditolong. Kerugian mungkin Rp 30 jutaan," jelas Sutikno.

Sementara itu, Kapolsek Ngawen, AKP Lilik Eko Sukaryono, mengatakan bahwa kebakaran yang terjadi pada Sabtu (7/3) sekira pukul 23.10 WIB.

"Alhamdulillah penanganannya sangat cepat, hanya sekitar 1 jam sudah habis dan sudah bisa dipadamkan," jelasnya.

Kebakaran diduga akibat adanya korsleting listrik. Disebutkan ada saksi yang mengetahui kebakaran pada kabel, berusaha dipadamkan tapi justru api malah membesar.

"Penyebab diduga sementara dari korsleting listrik. Karena memang ada warga yang mengetahui ada kabel yang terbakar, kemudian berusaha menyiram tapi api bukannya padam tapi semakin membesar," terang Lilik.

Kondisi kios pasar darurat Ngawen, Kabupaten Blora terbakar, Minggu (8/3/2026).Kondisi kios pasar darurat Ngawen, Kabupaten Blora terbakar, Minggu (8/3/2026). Foto: Achmad Niam Jamil/detikJateng

Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

"Kerugian sekitar 2,25 miliar. Banyak, mas, karena para pedagang baru saja nyetok barang," ucapnya

Dia juga telah mengamankan barang bukti berupa kabel yang menjadi sumber api. Selain itu, aparat kepolisian juga telah memintai keterangan saksi-saksi.

Diberitakan sebelumnya, Kebakaran terjadi pada sebuah rumah dan bedak atau los pasar darurat sementara di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora. Kebakaran disebut akibat korsleting listrik.

"Benar. Telah terjadi kebakaran rumah dan pasar darurat (sementara) rakyat Ngawen," ungkap Kapolsek Ngawen AKP Lilik Eko Sukaryono kepada detikJateng, Minggu (8/3).




(apl/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads