Wamen P2MI Sebut Ada Seratusan Pekerja RI di Iran, Begini Kondisinya

Wamen P2MI Sebut Ada Seratusan Pekerja RI di Iran, Begini Kondisinya

Tara Wahyu NV - detikJateng
Jumat, 06 Mar 2026 14:12 WIB
Iranian flags flutter in Tehran. (Via Reuters)
Ilustrasi bendera Iran. Foto: dok. Reuters
Solo -

Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla menyebut masih mendata sejumlah pekerjaan yang berada di Timur Tengah. Dari data terakhir, ada seratusan pekerja Indonesia di Iran.

"Kalau yang di Iran konfirmasinya itu kurang lebih sekitar, kita masih terus mendata ini. Terakhir kurang lebih sekitar seratusan," katanya ditemui di kediaman Jokowi, Sumber, Banjarsari, Jumat (6/3/2026).

Dzulfikar menegaskan bahwa Kementerian P2MI terus memantau kondisi di Timur Tengah. Pihaknya juga terus melakukan komunikasi dengan Kementerian Luar Negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya, yang Timur Tengah ini kita pantau terus. Kemarin kita sudah sebar hotline masing-masing KBRI. Kita juga dengan teman-teman Kemenlu terus lakukan koordinasi dengan kawan-kawan penggiat yang ada di luar," ujarnya.

"Karena di beberapa negara-negara yang penempatan kita tinggi, banyak itu juga lumayan komunitas-komunitas PMI yang terbentuk terus koordinasi kita. Kita berharap sih eskalasinya cepat menurun, cepat selesai. Tapi jika kemudian eskalasinya semakin meningkat, setiap hari semakin meningkat, ya tentu Pemerintah Indonesia yang dalam hal ini menjadi penanggung jawab adalah Kemenlu dan kita sebagai kementerian teknis harus bersiap 24 jam," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Dzulfikar memastikan para pekerja dalam kondisi baik sampai saat ini. Ia menyebut beberapa pekerja ada yang mengungsi di tempat temannya.

"Kondisinya lagi ada yang mengungsi ke tempat temannya. Seperti itu, dan kita terus berkoordinasi ini dengan KBRI," terangnya.

Ia menyebut, sejauh ini belum ada pekerja yang di pulangkan ke tanah air. Selama eskalasi Timur Tengah Kementrian P2MI terus memantau kondisi pekerja.

"(Ada yang sudah dipulangkan?) Beberapa belum. Beberapa belum, tapi dengan kondisi yang masih terus terpantau terus. Syukurnya teman-teman terus berkoordinasi dengan KBRI. (Pekerja di bidang apa?) Kita cek, nanti kita cek dulu," pungkasnya.




(alg/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads