Jokowi Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dan Eks Presiden: Bahas BoP-Tarif Dagang AS

Jokowi Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dan Eks Presiden: Bahas BoP-Tarif Dagang AS

Tara Wahyu NV - detikJateng
Jumat, 06 Mar 2026 13:58 WIB
Jokowi dan mantan presiden lainnya bertemu Prabowo dalam buka bersama. Diskusi fokus pada Board of Peace dan tarif dagang Indonesia-Amerika.
Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi) ditemui di kediamannya, Sumber, Banjarsari, Jumat (6/3/2026). Foto: Tara Wahyu/detikJateng
Solo -

Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto dan mantan Presiden lainnya dalam acara buka bersama di Istana Merdeka beberapa waktu lalu. Jokowi mengungkapkan isi pertemuan tersebut.

Ditemui di kediaman Sumber, Banjarsari, Solo, Jokowi menyebut pertemuan itu membahas dua hal besar yakni bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace (BoP) dan terkait perjanjian dagang Indonesia dan Amerika.

"Beliau Bapak Presiden menjelaskan mengenai dua hal besar, yaitu masuknya Indonesia ke Board of Peace dan yang kedua mengenai tarif dagang Indonesia-Amerika," ujar Jokowi, Jumat (6/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, Prabowo gabung ke BoP untuk membangun sebuah dialog agar dunia menjadi lebih damai.

"Yang pertama mengenai BoP, beliau menyampaikan bahwa perlunya kita berada di dalam forum itu untuk membangun sebuah dialog yang baik agar dunia menjadi lebih damai," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Sedangkan mengenai tarif dagang, Jokowi menyebut bahwa ada 1.800 komoditi barang yang diberikan tarif bebas 0 persen. Menurutnya ini yang tak banyak diketahui masyarakat.

"Yang kedua mengenai tarif, beliau juga jelaskan bahwa tarif itu yang justru lebih banyak itu adalah yang 0% karena ada 1.800 item komoditi barang yang diberikan bebas tarif 0%. Ini yang tidak banyak diketahui oleh masyarakat," jelasnya.

Apalagi, kata dia, surplus antara Amerika dengan Indonesia sudah mencapai 18 miliar US Dollar. Dirinya berharap surplus tersebut bisa ditingkatkan.

"Kemudian pentingnya tarif bagi kita ya agar ekspor kita ke Amerika semakin banyak karena kita dengan Amerika sudah surplus seingat saya kurang lebih 18 billion US Dollar. Saya kira ini sebuah angka yang sangat besar yang itu bisa kita tingkatkan lagi surplusnya," bebernya.

Dalam pertemuan itu, Jokowi mengatakan bahwa semua, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden ke-11, Boediono dan Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla dan Wakil Presiden ke-13 Ma'aruf Amin memberikan pendapatnya.

"Semua menyampaikan pendapat, memberikan saran. Ada Pak SBY, ada Pak JK, Pak Budiono, Pak Ma'ruf Amin, ketua-ketua partai, juga mantan-mantan Menteri Luar Negeri. Semuanya memberikan masukan yang menurut saya sangat baik forum-forum seperti itu dilakukan secara rutin," pungkasnya.

Sebelumnya, dilansir dari detikNews, Presiden Prabowo Subianto menggelar silaturahmi dengan presiden dan wakil presiden terdahulu, ketua umum partai politik, hingga jajaran kabinet. Prabowo duduk semeja dengan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Pertemuan digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026). Selain SBY dan Jokowi, Wapres ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK), Wapres ke-11 Boediono, dan Wapres ke-13 Ma'ruf Amin hadir.

Pertemuan tersebut digelar tertutup. Dalam foto yang dibagikan Biro Sekretariat Presiden, diskusi digelar dalam formasi duduk yang melingkar dengan beberapa layar monitor di bagian tengah ruangan. Prabowo tampak duduk sejajar dengan SBY dan Jokowi.




(afn/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads