Membalas serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel, Iran meluncurkan rudal hipersonik Fattah-2. Media pemerintah Iran juga menyebut rudal balistik Qadr Emad serta Kheibar Shekan telah digunakan.
Dilansir detikNews dari The Times of India dan China Global Television Network (CGTN), Selasa (3/3/2026), Iran merilis video yang menampilkan momen peluncuran rudal yang diklaim sebagai Fattah-2.
Namun, pihak Iran belum menjelaskan soal target dari rudal hipersonik Fattah-2 itu. Pihak Israel dan AS juga belum memberi pernyataan terkait rudal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, rudal Fattah-2 diperkenalkan pada 2023. Media pemerintah Iran menggambarkan rudal itu sebagai rudal hipersonik penerus rudal sebelumnya, Fattah.
Diberitakan sebelumnya, perang meletus usai AS dan Israel meluncurkan serangan ke Iran pada Sabtu (28/2). Iran pun bersumpah membalas AS dan Israel setelah serangan itu menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Iran lalu meluncurkan serangan ke sejumlah pangkalan AS di negara-negara Asia Barat seperti Qatar, Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Kuwait. Iran juga meluncurkan serangan ke Israel. Kelompok yang didukung Iran, seperti Hizbullah, juga meluncurkan serangan ke Israel.
(dil/alg)











































