Viral Pasien Dibentak Dokter di RSUD Sunan Kalijaga Demak, Begini Endingnya

Viral Pasien Dibentak Dokter di RSUD Sunan Kalijaga Demak, Begini Endingnya

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Selasa, 03 Mar 2026 15:59 WIB
RSUD Sunan Kalijaga Demak, Jalan Sultan Fatah, Bintoro, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Selasa (3/2/2026).
RSUD Sunan Kalijaga Demak, Jalan Sultan Fatah, Bintoro, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Selasa (3/2/2026). (Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng)
Demak -

Viral di media sosial sebuah video bernarasi pelayanan kasar dan membentak-bentak di RSUD Sunan Kalijaga, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak. Pihak rumah sakit memberikan penjelasan termasuk soal buntut dari peristiwa itu.

Video tersebut diunggah oleh seorang pengguna di Grup Facebook WARGA DEMAK. Dalam narasinya, akun itu menyebut seorang dokter spesialis mata memberi perlakuan buruk terhadap pasien.

"Sangat sedih dan sakit sebagai orang tua dengn maksut periksa ke RUMAH SAKIT RSUD SUNAN KALIJAGA DEMAK. tetapi dapat perlakuan buruk terhadap oknum dokter spesialis mata. pelayanan dengn kasar dan membentak2 pasien," tulis akun itu dalam videonya, dilihat detikJateng pada Selasa (3/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada video yang sudah ditanggapi lebih dari 1.400 pengguna itu tampak seorang pasien laki-laki berkaus hitam sedang diperiksa oleh dokter. Pasien itu kemudian diminta mendekat ke alat dan diperintahkan membuka mata.

Kasi Humas RSUD Sunan Kalijaga Demak, Kusmanto, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (2/3/2026). Pasien tersebut sedang dilayani oleh seorang dokter spesialis mata.

ADVERTISEMENT

"Kejadiannya kemarin (Senin, 2/3/2026) di poli mata. Itu pasiennya dr Debby Armawati SpM," kata Kusmanto saat dimintai konfirmasi detikJateng, Selasa (3/3/2026).

Kusmanto menyebut peristiwa tersebut tidak separah seperti narasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, nada dokter yang terkesan membentak itu dikarenakan sang dokter berasal dari Surabaya.

"Aslinya tidak kasar dan tidak membentak-bentak seperti yang ditulis di video. Dokter Debby itu kan dari Surabaya, jadi nadanya memang seperti itu. Tapi tidak ada maksud untuk membentak pasien," ujar Kusmanto.

Kusmanto menjelaskan pasien tersebut diminta membuka mata oleh sang dokter untuk memeriksa kondisinya. Mata pasien itu diketahui terkena serpihan beberapa hari lalu.

"Memang kemarin itu kan sama Dokter Debby diminta 'ayo melek, melek' dengan nada orang Surabaya. Jadi mata pasien itu terkena serpihan sekitar empat hari lalu dan dokter mau memeriksa," tutur Kusmanto.

"Mata pasiennya susah terbuka, jadi diminta untuk melek. Dokter Debby khawatir ada infeksi mata, sehingga dicek biar jelas dan dapat penanganan yang tepat," sambungnya.

Setelah peristiwa itu, Kusmanto menuturkan pihaknya telah bertemu dengan keluarga pasien. Ia juga meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi di media sosial.

"Kemarin kita juga sudah bertemu dengan keluarga pasien, intinya terjadi salah paham di situ dan sudah berakhir damai. Kita meminta maaf kepada keluarga pasien jika pelayanan kami dinilai belum maksimal," ucap Kusmanto.

"Kami juga memohon maaf kepada masyarakat bilamana timbul kegaduhan akibat video tersebut. RSUD Sunan Kalijaga Demak berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya.



(alg/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads