Petugas PLTSa di TPA Putri Cempo tewas di mesin pemilah sampah. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (2/3) pagi sekira pukul 09.30 WIB.
Dari pantauan detikJateng, Tim Basarnas bersama BPBD dan Damkar melakukan evakuasi di lokasi kejadian. Korban baru bisa dievakuasi sekira pukul 10.24 WIB.
Salah satu pemulung TPA Putri Cempo, Nur (35) mengatakan dirinya sempat mendengar teriakan dari salah satu rekan korban. Korban sendiri diketahui berinisial E (23).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi sempat dengar ada teriakan dari teman, tapi korban sudah masuk ke mesin," katanya kepada awak media, Senin (2/3/2026).
Nur mengaku tidak mengetahui kronologi kejadian tersebut. Ia menjelaskan mesin tersebut merupakan mesin pemilah sampah.
"Itu mesin pemilih sampah," ucapnya.
Setelah mengetahui adanya korban yang masuk ke mesin pemilah sampah, teman korban mematikan mesin tersebut. Sayangnya korban tidak bisa tertolong dan meninggal dunia.
"Setelah itu langsung dimatikan mesinnya," jelasnya.
Sementara itu, detikJateng berusaha menemui Kapal UPTD TPA Putri Cempo Edy Suparmanto belum bersedia memberikan keterangan.
(alg/apl)











































