Tuding Menu MBG Tak Sesuai Harga, Warga Tlogowungu Pati Geruduk SPPG

Tuding Menu MBG Tak Sesuai Harga, Warga Tlogowungu Pati Geruduk SPPG

Dian Utoro Aji - detikJateng
Jumat, 27 Feb 2026 11:44 WIB
Sejumlah warga menggelar aksi demo di depan SPPG Tlogowungu 1, Pati, memprotes menu MBG yang dianggap tak sesuai standar, Jumat (27/2/2026).
Sejumlah warga menggelar aksi demo di depan SPPG Tlogowungu 1, Pati, memprotes menu MBG yang dianggap tak sesuai standar, Jumat (27/2/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng
Pati -

Sejumlah warga menggelar aksi demo di depan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tlogowungu 1 Kabupaten Pati. Mereka menuding menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan tak sesuai standar.

Warga yang tergabung dalam Aliansi Warga Tlogowungu Bersatu berkumpul di depan GOR Tlogorejo Kecamatan Tlogowungu. Setelah itu mereka berjalan menuju SPPG Tlogowungu 1 yang jaraknya sejauh 500 meter.

Massa membawa kendaraan pikap yang dilengkapi pengeras suara. Terdapat sebuah poster yang bertuliskan 'Stop SPPG, jangan kau jadikan bisnis' hingga 'MBG Ladang Korupsi'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Koordinator aksi, Zidan Putusuma, mengaku mendukung program MBG dari pemerintah pusat. Namun, massa mempertanyakan sajian makanan yang didapatkan tidak sesuai dengan anggaran.

ADVERTISEMENT

"Kami mendukung penuh dengan MBG, tapi kenapa makanan yang didapatkan tidak sesuai dengan anggaran," kata Zidan saat memberikan orasi di lokasi, Jumat (27/2/2026).

Menurutnya, banyak warga yang mengeluh karena MBG yang diberikan kepada siswa tidak sesuai. Mulai dari jumlah makanan hingga nilai nominal yang lebih murah dari anggaran.

"Kita butuh penjelasan dan transparan, jangan SPPG dijadikan ladang bisnis dan korupsi," dia melanjutkan.

Salah satu warga, Wayan, menyebut siswa hanya mendapatkan jeruk satu, telur puyuh dan satu roti. Menurut perhitungannya paket MBG itu hanya seharga Rp 5 ribu saja.

"Roti telur dan satu buah dengan nilai Rp 8 ribu. Itu dari mana menghitungnya, jangan malah dijadikan korupsi," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut Kepala SPPG Tlogowungu 1, Dicky Ardian Listiyanto, mengatakan menu MBG dengan sajian telur puyuh, roti, dan jeruk sudah sesuai anggaran. Menurutnya jika ada sisa, maka uangnya dikembalikan kepada negara.

"Telur puyuh Rp 2.600 jeruk Rp 2.300, roti 2.000 total Rp 7.900 sisa Rp 100,00 dikembalikan kepada negara. Kita dari SPPG tidak menerima uang sama sekali," kata Dicky ditemui di lokasi.

"Dari negara anggaran berbentuk VA atau virtual account, saran dan kritik masukan kami terima," jelas dia.

Dicky menjelaskan nominal MBG untuk siswa TK sampai kelas 3 SD senilai Rp 8 ribu. Sedangkan untuk kelas 4 SD sampai ibu menyusui nilainya Rp 15 ribu per porsi MBG.

"Tk sampai SD anggaran Rp 8 ribu. SMP senilai Rp 15 ribu," ungkap dia.

Meski demikian, Dicky akan memperbaiki permasalahan dan tuntutan dari warga. Pihaknya menerima saran dan kritikan dari masyarakat.

"Kami akan memperbaiki masalah yang sudah-sudah. Kami akan mempertanggungjawabkan kepada negara," ujar Dicky.



(ahr/ams)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads