Kecelakaan tunggal truk tronton H 8894 WA bermuatan susu kemasan terjadi di Jengkol Losari, Pakis, Kabupaten Magelang. Penyebab kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan.
Kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Kopeng-Magelang persisnya jalan menurun sekitar pukul 05.00 WIB. Truk tersebut menabrak tiga rumah milik warga.
Hingga berhenti di rumah yang ketiga yang dihuni Ngadirun (62). Kondisi body depan truk ringsek tak berbentuk. Kemudian muatan susu kemasan berhamburan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun rumah pertama yang tertabrak milik Hendro Haryanto (45). Kerusakan rumah Hendro bagian pagar depan dan saluran air.
"Saya habis salat Subuh, terus mendengar suara glengg. Setelah itu, listrik saya mati. Analisa saya trafo listrik (meledak)," kata Hendro di lokasi kejadian, Jumat (27/2/2026).
"Setelah saya cek keluar, kok ada mobil nabrak rumah itu. Pagar, terus kena teralis. Terus warung Pak Amin, laundry. Itu rumah kakak saya, Mbak Sari yang parah," sambungnya.
Hendro menambahkan, setelah menabrak rumah milik kakaknya truk melaju. Mengenai mobil milik Muslimin dan usaha pencucian motor.
"Saya ngiranya trafo (meledak). Karena begitu ada suara, listrik punya saya mati. Kok kayak trafo meledak. Kondisi (saat kejadian) sepi," tambahnya.
Sedangkan rumah kedua yang tertabrak truk usaha laundry milik Muh Amin (56). Kerusakan berupa teras usaha laundry.
Terus masih melaju mengenai rumah milik Ngadirun. Kerusakan pagar rumah dan teras rumahnya nyaris roboh. Ia menyangka kejadian gempa bumi.
"Saya masih trauma, trauma (bukan) ditabrak mobil cuman traumanya rumah saya hancur kena gempa bumi. Goyang langsung pyur (terkena pecahan dinding)," kata Ngadirun.
Ia mengatakan, setelah subuhan sempat keluar rumah terus masuk rumah.
"Saya keluar belum ada 10 menit (masuk rumah). Baru baring sebentar langsung, ada runtuhan material," ujarnya.
Pantauan detikJateng hingga pukul 07.30 WIB, proses evaluasi masih berlangsung. Bangkai truk baru akan diderek.
(afn/alg)











































