Istri Dokter di Blora Diduga Selingkuh dengan Sesama Nakes ASN, Pemkab Usut

Istri Dokter di Blora Diduga Selingkuh dengan Sesama Nakes ASN, Pemkab Usut

Achmad Niam Jamil - detikJateng
Rabu, 25 Feb 2026 15:16 WIB
Red broken heart paper on white keyboard computer background. Online internet romance scam or swindler in website application dating concept. Love is bait or victim.
Ilustrasi selingkuh. Foto: Getty Images/Pla2na
Blora -

Seorang dokter spesialis berinisial dr. S melaporkan istrinya ke Pemerintah Kabupaten Blora atas dugaan perselingkuhan sesama seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). Pemkab Blora menyatakan tengah mengusut kasus tersebut.

Laporan itu dilayangkan pada Senin (23/2) kemarin di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Blora. Dalam laporan tertulis itu, dr. S menyampaikan istrinya yang merupakan ASN berprofesi sebagai tenaga kesehatan (nakes) yaitu dr. E diduga menjalin asmara dengan dr. D. Dokter E dan D disebut sama-sama menjabat sebagai kepala Puskesmas di Blora.

Pelapor juga melampirkan sejumlah barang bukti berupa tangkapan layar percakapan (chat), pesan langsung (DM) Instagram, serta bukti reservasi hotel (check-in) di Yogyakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala BKPSDM Kabupaten Blora Heru Eko Wiyono memberikan keterangan saat ditemui di kantornya, Rabu (25/2/2026).Kepala BKPSDM Kabupaten Blora Heru Eko Wiyono memberikan keterangan saat ditemui di kantornya, Rabu (25/2/2026). Foto: Achmad Niam Jamil/detikJateng

Kepala BKPSDM Kabupaten Blora, Heru Eko Wiyono mengaku telah menerima laporan dugaan kasus perselingkuhan sesama ASN tersebut. Laporan dilayangkan oleh dokter spesialis, dr. S. Untuk menangani kasus itu, pihaknya menyerahkan laporan tersebut ke dinas terkait.

ADVERTISEMENT

"Pengaduan itu yang pertama kali untuk menindaklanjuti itu adalah atasan langsung masing-masing. Sehingga untuk pengaduan seperti teman-teman nakes ya kita serahkan ke Dinkesda, dengan cara ada mungkin pakai atasan langsung atau membentuk tim," jelasnya saat ditemui di kantornya, Rabu (25/2/2026).

Heru menjelaskan, untuk menangani kasus ini, pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu dengan dinas terkait. Pihaknya juga akan membuat tim khusus dari berbagai instansi.

"Ini untuk BKPSDM kemarin sudah menerima surat dari Dinkesda, minta personel untuk menjadi tim pemeriksa," jelasnya.

Dia menyebut bahwa kedua terduga pelaku perselingkuhan merupakan nakes ASN di lingkungan Pemkab Blora.

"Iya di pengaduannya nakes semua. (Kepala puskesmas semua?) Nakes gitu aja lah," pungkasnya.



(afn/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads