Piton 2 Meter Berendam di Bak Mandi Bikin Kaget Warga Tanjung Klaten

Piton 2 Meter Berendam di Bak Mandi Bikin Kaget Warga Tanjung Klaten

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Rabu, 25 Feb 2026 14:21 WIB
Evakuasi ular piton di Desa Tanjung, Kecamatan Juwiring, Klaten, ditangkap, Rabu (25/2/2026).
Evakuasi ular piton di Desa Tanjung, Kecamatan Juwiring, Klaten, ditangkap, Rabu (25/2/2026). Foto: Dok. Raditya, Exalos
Klaten -

Dua ekor ular piton atau sanca kembang dievakuasi relawan dari Desa Tanjung, Kecamatan Juwiring, Klaten, dini hari tadi. Salah satu ular piton itu kepergok sedang berendam di bak mandi.

"Laporan pertama masuk jam 01.00 WIB dari Dusun Gumantar tentang adanya ular di kandang ternak warga. Awalnya warga curiga unggas-unggas gaduh dan lari,'' kata kooordinator Exalos Indonesia regional Klaten, Raditya Saiful Fauzi kepada detikJateng, Rabu (25/2/2026) siang.

Diceritakan Raditya, karena curiga pemilik rumah mengecek ke kandang. Ternyata ada ular besar di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terus mengecek ke kandang dan melapor. Saat kami ke lokasi ular ternyata sudah tidak ada di kandang,'' jelas Raditya.

Evakuasi ular piton di Desa Tanjung, Kecamatan Juwiring, Klaten, ditangkap, Rabu (25/2/2026).Evakuasi ular piton di Desa Tanjung, Kecamatan Juwiring, Klaten, ditangkap, Rabu (25/2/2026). Foto: Dok. Raditya, Exalos

ADVERTISEMENT

Setelah dicari, kata Raditya, ternyata di lokasi ada tumpukan kayu cukup banyak. Setelah dibongkar ternyata ular bersembunyi di lokasi.

"Akhirnya kita bongkar dan ketemulah ular tersebut. Panjangnya sekitar 2,5 meter," sebut Raditya.

Laporan kedua masuk sekitar pukul 04.00 WIB, setelah pulang evakuasi yang pertama. Kronologinya si pemilik rumah ke kamar mandi untuk cuci muka sebelum sahur.

"Saat warga mau sahur, bersihkan diri ke kamar mandi, kaget sebab ada ular berendam di bak mandi. Kejadian dilaporkan ke Exalos," kata Raditya.

"Ular saat kita evakuasi posisi di bak kamar mandi, karena di air terlihat besar. Padahal panjang sekitar 2 meter dan kami imbau warga waspada karena curah hujan tinggi, piton mencari makan ke kandang," imbuhnya.




(dil/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads