Ramadhan 1447 Hijriah yang jatuh pada awal 2026 sudah berjalan kurang lebih seminggu. Selama bulan puasa berlangsung, terdapat sederet momen penting yang mesti diketahui sehingga umat Islam dapat mengerjakan amalannya dengan tepat.
Sebagaimana detikers ketahui, Ramadhan tidak melulu diisi puasa. Ada Lailatul Qadar, malam penuh kemuliaan dan keberkahan yang dikabarkan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam tiba pada malam ganjil 10 hari terakhir Ramadhan.
Di samping Lailatul Qadar, ada pula tradisi Nuzulul Quran pada pertengahan bulan. Tepat ketika Ramadhan berakhir, tibalah waktunya menunaikan zakat fitrah yang diwajibkan untuk setiap muslim, baik anak-anak maupun orang dewasa, merdeka maupun tidak, serta laki-laki maupun perempuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanggal tepat dari setiap peristiwa penting itu harus dipahami dan sebisa mungkin dihafal. Alhasil, detikers tidak kehilangan momentum dan amalan-amalannya. Berikut ini paparan ringkasnya!
Poin Utamanya:
- Awal puasa Ramadhan 2026 tanggal 18 atau 19 Februari 2026. Malam sebelum hari pertama puasa, sholat Tarawih mulai dikerjakan. Hari terakhir puasa Ramadhan 2026 jatuh pada 19 atau 20 Maret 2026.
- Nuzulul Quran 2026 jatuh pada 6 atau 7 Maret 2026. Momen ini biasa diisi kegiatan tadarus Al-Quran, sholat malam, maupun memperbanyak dzikir.
- Malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadhan adalah waktu paling memungkinkan tibanya Lailatul Qadar. Malam ganjil pertamanya bertepatan dengan 9 atau 10 Maret 2026. Amalan Lailatul Qadar meliputi membaca doa khusus, sholat Tarawih, i'tikaf, dan amalan lain secara umum.
Awal Puasa Ramadhan (18-19 Februari 2026)
Tahun ini, Kementerian Agama menetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada Kamis, 19 Februari 2026 melalui gelaran sidang isbat. Tanggal serupa dikeluarkan Nahdlatul Ulama (NU) usai gagal melihat hilal. Alhasil, Syaban digenapkan 30 hari.
Di sisi lain, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada Rabu, 18 Februari 2026 karena berpatokan pada prinsip satu hari satu tanggal Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Usai diputuskan masuk Ramadhan, umat Islam disunnahkan membaca doa awal bulan apabila melihat hilal di langit. Bacaan doanya, dikutip dari buku 165 Kebiasaan Nabi SAW oleh Abduh Zulfidar Akaha, adalah:
اللهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلامِ وَالتَّوْفِيقِ لِمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى رَبُّنَا وَرَبُّكَ الله
Arab Latin: Allāhu akbar. Allāhumma ahillahu 'alainā bil-amni wal-īmāni was-salāmati wal-islām, wat-taufīqi limā yuḥibbu rabbunā wa yardhā, rabbunā wa rabbukallāh.
Artinya: "Allah Maha Besar. Ya Allah, jadikanlah bulan ini menerangi kami dengan berkah dan keimanan, keselamatan dan Islam, serta bimbingan untuk melakukan amal yang disukai dan diridhoi Tuhan kami. Tuhan kami dan Tuhanmu adalah Allah." (HR ad-Darimi no 1625, Ibnu Hibban no 2374, dan ath-Thabrani no 13330)
Masuknya Ramadhan juga berarti dimulainya amalan sunnah sholat Tarawih. Masyarakat yang mengikuti awal puasa pemerintah mulai mendirikan Tarawih pada Rabu malam, 18 Februari 2026. Sementara itu, jika ikut Muhammadiyah, maka Tarawih dimulai pada Selasa malam, 17 Februari 2026.
Nuzulul Quran (6-7 Maret 2026)
Ali Mubin dalam Buku Ajar Ulumul Qur'an mendefinisikan Nuzulul Quran sebagai penyampaian wahyu kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam dari alam ghaib ke nyata melalui perantara malaikat Jibril alaihissalam. Al-Quran diketahui turun pada bulan Ramadhan berdasarkan firman Allah SWT dalam surat al-Baqarah ayat 185.
Lebih lanjut, dikutip dari laman NU Online, terdapat perbedaan pendapat mengenai tanggal Nuzulul Quran bulan Ramadhan. Di Indonesia, peristiwa pertama kali turunnya wahyu ke Nabi SAW ini diyakini terjadi pada malam ketujuh belas bulan Ramadhan.
Berdasarkan awal puasa pemerintah dan NU, malam Nuzulul Quran tahun ini jatuh pada Sabtu, 7 Maret 2026. Adapun bila mengikuti tanggal Muhammadiyah, Nuzulul Quran bertepatan dengan Jumat, 6 Maret 2026.
Tidak ada amalan yang disunnahkan secara khusus. Hanya saja, seperti penjelasan di laman Majelis Ulama Indonesia (MUI) Digital, umat Islam dianjurkan mengisi Nuzulul Quran dengan membaca Al-Quran, memperbanyak dzikir, dan mendirikan sholat malam.
Malam Lailatul Qadar (Mulai 9-10 Maret 2026)
Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik daripada 1000 bulan. Pada malam itu, Jibril dan para malaikat turun untuk menyelesaikan berbagai macam urusan.
Menurut penjelasan Sofyan Chalid bin Idham Ruray di buku Fikih I'tikaf dan Lailatul Qodr, di antara ciri Lailatul Qadar adalah bulan bercahaya terang, malam jernih, hawa tidak terlalu panas atau dingin, dan pagi harinya Matahari tidak menyilaukan.
Tidak ada yang tahu tanggal pasti Lailatul Qadar. Berdasarkan pengabaran Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, Lailatul Qadar akan terjadi pada malam ganjil di 10 malam terakhir Ramadhan. Beliau bersabda:
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
Artinya: "Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadhan." (HR Bukhari dari Aisyah radhiyallahu anha)
Apabila mengikuti tanggal pemerintah, malam-malam ganjil sepuluh hari akhir Ramadhan adalah:
- Malam ke-21: Selasa, 10 Maret 2026 malam
- Malam ke-23: Kamis, 12 Maret 2026 malam
- Malam ke-25: Sabtu, 14 Maret 2026 malam
- Malam ke-27: Senin, 16 Maret 2026 malam
- Malam ke-29: Rabu, 18 Maret 2026 malam
Adapun tanggal Muhammadiyah, jadwalnya:
- Malam ke-21: Senin, 9 Maret 2026 malam
- Malam ke-23: Rabu, 11 Maret 2026 malam
- Malam ke-25: Jumat, 13 Maret 2026 malam
- Malam ke-27: Minggu, 15 Maret 2026 malam
- Malam ke-29: Selasa, 17 Maret 2026 malam
Berhubung tanggal pasti malam Lailatul Qadar tidak diketahui, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan pada 10 malam terakhir Ramadhan, terutama malam-malam ganjil. Salah satu amalannya adalah membaca doa khusus:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Arab Latin: Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu anni.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi mencintai pemaafan, maafkanlah aku." (HR Ahmad, Tirmidzi, an-Nasa'i, dan Ibnu Majah)
Di samping itu, juga disunnahkan melakukan i'tikaf pada 10 malam terakhir Ramadhan sebagaimana kebiasaan Nabi SAW dahulu. Dasarnya adalah:
كَانَ رَسُولُ اللهِ ﷺ يُجَاوِرُ فِي الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ ، وَيَقُولُ : تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
Artinya: "Rasulullah SAW berdiam diri di dalam masjid pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Beliau berkata: 'Carilah Lailatul Qadr pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan." (HR Bukhari no 2020)
Dalam rangka memburu malam Lailatul Qadar, umat Islam disunnahkan untuk merutinkan sholat Tarawih, membaca Al-Quran, berdzikir, dan seterusnya. Dengan seizin Allah SWT, malam penuh kemuliaan itu dapat diraih.
Akhir Puasa Ramadhan (19-20 Maret 2026)
Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 H pada Jumat, 20 Maret 2026. Itu artinya, puasa terakhir versi Muhammadiyah jatuh pada Kamis, 19 Maret 2026. Sementara itu, pemerintah dan NU belum memutuskan, tetapi sudah mengeluarkan prediksi. Prakiraan pemerintah dan NU menyebut tanggal terakhir puasa Ramadhan 1447 H adalah 20 Maret 2026.
Berakhirnya kewajiban puasa berarti munculnya kewajiban baru, yakni membayar zakat fitrah. Dilansir buku Catatan Pengingat Zakat Fitrah tulisan Hari Ahadi, waktu wajib membayar zakat fitrah adalah terbentang dari Matahari terbenam di hari terakhir Ramadhan hingga sebelum sholat Id. Sementara itu, waktu yang dibolehkan adalah 1-2 hari sebelum hari raya.
Adapun waktu paling utama untuk mengeluarkan zakat fitrah adalah sebelum sholat Id. Dasarnya adalah penjelasan Ibnu Umar radhiyallahu anhu:
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِزَكَاةِ الفِطْرِ قَبْلَ خُرُوجِ النَّاسِ إِلَى الصَّلَاةِ
Artinya: "Rasulullah memerintahkan untuk mengeluarkan zakat fitrah sebelum orang keluar untuk sholat." (HR Bukhari no 1509 dan Muslim no 986)
Nah, itulah momen-momen penting Ramadhan 2026 dan amalannya. Semoga bermanfaat.
(par/apl)











































