Rumah Warga di Mondokan Sragen Roboh Diterjang Hujan Disertai Angin

Rumah Warga di Mondokan Sragen Roboh Diterjang Hujan Disertai Angin

Tara Wahyu NV - detikJateng
Minggu, 22 Feb 2026 21:00 WIB
Kondisi rumah di Mondokan Srage rubuh usai hujan disertai angin.
Kondisi rumah di Mondokan Srage rubuh usai hujan disertai angin. (Foto: Dok. Humas Polres Sragen)
Sragen -

Hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah Kabupaten Sragen mengakibatkan satu rumah warga di Desa Tempelrejo, Kecamatan Mondokan, roboh. Beruntung, pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum bangunan rata dengan tanah.

Peristiwa tersebut menimpa rumah milik Suyanto (58), warga Dukuh Pengkolrejo, RT 16, Desa Tempelrejo. Insiden terjadi pada Minggu (22/2) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

"Benar ada kejadian rumah roboh akibat hujan deras dan angin kencang di wilayah Mondokan. Anggota sudah cek lokasi dan melakukan olah TKP," ujar Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Minggu (22/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dirinya mengungkapkan kejadian bermula saat Suyanto sedang menyantap makan malam bersama istrinya, Suyati (48), di dalam rumah. Saat itu, cuaca di luar sedang hujan sangat lebat disertai tiupan angin kencang.

Tiba-tiba, pasutri tersebut mendengar suara gemuruh dan bunyi kayu bangunan yang retak dari arah atap.

ADVERTISEMENT

"Korban dan saksi mendengar suara 'kretek-kretek' dari dalam rumah. Sadar bangunan akan roboh, mereka langsung lari keluar menyelamatkan diri ke rumah anaknya yang berada tepat di sebelah," terangnya.

Tak berselang lama setelah mereka keluar, bangunan rumah yang kondisinya memang sudah mulai rapuh itu langsung ambruk. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa setempat, Agung Dwi Harjanto, yang diteruskan ke Polsek Mondokan.

Pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai belasan juta rupiah.

"Tidak ada korban jiwa. Kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp 15 juta," ujarnya.

Selanjutnya petugas kepolisian dari Polsek Mondokan bersama tim BPBD Sragen dan warga sekitar telah bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan.

"Rumah yang roboh sudah dibersihkan oleh warga dibantu petugas gabungan. Kami imbau warga tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang masih sering terjadi," pungkasnya.



(alg/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads