Sebuah gudang tembakau di Bae, Kabupaten Kudus terbakar hebat pagi ini. Kebakaran diduga berasal dari korsleting jaringan listrik.
Kapolsek Bae, Iptu Madiyono mengatakan laporan kejadian kebakaran sekitar pukul 05.45 WIB tadi. Setelah itu ada mobil pemadam kebakaran berdatangan ke lokasi.
"Menerima laporan pukul 05.45 WIB tadi pagi gudang tembakau PT Jaleka yang terbakar. Ada 10 mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi," kata Madiyono saat dihubungi, Rabu (18/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan sampai saat ini pukul 09.00 WIB petugas pemadam kebakaran masih melakukan pemadaman di bagian dalam gudang. Menurutnya gudang berisi tembakau sehingga mudah terbakar.
"Kendala petugas susah masuk ke dalam gudang, dan kondisi gudang terbakar besar, ada satu gudang," jelasnya.
Menurutnya kebakaran diduga berasal dari korsleting jaringan listrik. Hanya penyebab pasti masih dalam penyelidikan.
"Masih dalam penyelidikan, perkiraan korsleting jaringan listrik karena di gudang ada tembakau kering," jelasnya.
Menurutnya petugas masih mendata kerugian akibat kejadian kebakaran ini. "Kerugian masih kita data," jelas Madiyono.
Sementara itu dari video yang beredar di media sosial salah satunya akun Instagram @infoupdatejateng menunjukkan kebakaran terjadi cukup besar. Asap hitam membumbung tinggi dan terlihat dari kejauhan.
Kerugian Miliaran Rupiah
Kasi Kedaruratan pada BPBD Kudus, Ahmad Munaji, mengatakan kebakaran ini disebabkan karena tembakau yang sudah kering dan kepanasan hebat sehingga menyebabkan terjadi kebakaran.
"Diduga tembakau yang disimpan di gudang kepanasan hebat sehingga menyebabkan kebakaran. Suhu di dalam ruang gudang tersebut mengalami cukup panas," jelas Munaji saat dimintai konfirmasi, Rabu (18/2/2026).
Munaji mengatakan dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp 1 miliar.
"Untuk ukuran gudang berukuran 20x100 meter serta kerugian ditaksir miliaran rupiah, lebih Rp 1 miliar," ujarnya.
(alg/ahr)











































