Aksi Koboi Sopir Mobil MBG Hajar 15 Warga Usai Nabrak Pagar Sekolah

Terpopuler Sepekan

Aksi Koboi Sopir Mobil MBG Hajar 15 Warga Usai Nabrak Pagar Sekolah

Tim detikJateng - detikJateng
Minggu, 15 Feb 2026 15:44 WIB
Ajiz Setyo Wihantoro (39), sopir mobil SPPG di Kebumen, Jateng yang tabrak sekolah dan hajar belasan warga.
Ajiz Setyo Wihantoro (39), sopir mobil SPPG di Kebumen, Jateng yang tabrak sekolah dan hajar belasan warga. Foto: Dok. Polsek Karanggayam
Solo -

Sopir SPPG atau dapur MBG di Wonotirto, Kebumen, bikin geger warga sekitar SDN Clapar. Sopir itu mabuk, membawa mobil secara ugal-ugalan hingga menabrak gerbang SD, lalu menghajar 15 warga yang hendak menolongnya.

Aksi yang sempat terekam kamera itu menjadi salah satu berita terpopuler di detikJateng pekan ini. Berikut ceritanya.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (6/2) pekan lalu. Bermula saat mobil MBG itu diketahui menabrak gerbang SDN Clapar, Kacamatan Karanggayam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun sopir mobil MBG atau pelaku adalah Ajiz Setyo Wihantoro (39) warga Desa Karangsambung, Kecamatan Karanggayam.

"Kejadian di SDN Clapar. Pengemudi itu memang sudah terpantau mengemudi mobil secara ugal-ugalan. Sesampainya di TKP itu kan agak naik terus belok, nah itu tidak terkendali terus nabrak pagar gerbang SD. Setelah itu mobil pecah ban, oleng lagi maju nabrak dinding talud depan SD," ungkap Plh Kapolsek Karanggayam Ipda Samun saat dihubungi detikjateng, Sabtu (7/2/2026).

ADVERTISEMENT

Hajar 15 Warga yang Hendak Menolong

Samun menyebut beberapa warga mendekat karena hendak menolong. Namun pelaku justru menghajar para warga dengan membabi buta.

"Ketika itu warga mau menolong, tapi karena yang bersangkutan itu psikologisnya tidak stabil malah ngamuk ke warga sekitar secara membabi buta. Terus kita amankan ke Polsek Karanggayam," jelasnya.

Saat kejadian sekolah dalam keadaan kosong. Meski tidak ada korban dari pihak sekolahan, namun belasan warga menjadi korban amukan pelaku.

"Korban tidak ada yang luka berat, korban sekitar 15 orang luka kena pentung, kena jotos. Yang pas nabrak malah nggak ada korban. Ini korban dari warga yang mau menolong, dia keluar dari mobil malah ngamuk ke warga Sekitar. SD kosong karena kejadian sekitar jam 17.00 WIB," imbuhnya.

Pelaku Mabuk dan Ugal-ugalan

Samun menjelaskan kondisi pelaku juga sedang terpengaruh alkohol. Saat itu pelaku tengah menggunakan mobil MBG untuk keperluan pribadi.

"Itu karena psikologis, karena mabuk. Memang asli sopir MBG dapur Wonotirto Kecamatan Karanggayam. Tujuan pakai mobil itu sih di luar jam kerja, katanya digunakan untuk kepentingan pribadi. Kalau arahnya dari Desa Clapar ke arah Gebangan," lanjutnya.

Sebelum peristiwa itu terjadi, sopir sudah terpantau oleh warga sekitar mengemudi mobil secara ugal-ugalan. Sesampainya di lokasi kejadian, mobil melaju tidak terkendali hingga menabrak pagar gerbang SD dan talud.

"Pengemudi itu memang sudah terpantau mengemudi mobil secara ugal-ugalan. Sesampainya di TKP itu kan agak naik terus belok, nah itu tidak terkendali terus nabrak pagar gerbang SD. Setelah itu mobil pecah ban, oleng lagi maju nabrak dinding talud depan SD," pungkasnya.

Pelaku Ditangkap

Kasat Reskrim Polres Kebumen, AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata mengatakan kasus tersebut hingga kini masih ditangani kepolisian. Proses hukum akan berjalan sesuai aturan yang berlaku.

"Untuk sopir sudah kami amankan di Polsek Karanggayam. Korban yang luka sudah dilakukan penanganan medis. Terkait proses hukum akan kami laksanakan sesuai SOP," terangnya.



(afn/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads