Kunjungi Jalan Pekojan Semarang, Gibran Bagi-bagi Sembako

Kunjungi Jalan Pekojan Semarang, Gibran Bagi-bagi Sembako

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Minggu, 15 Feb 2026 11:32 WIB
Wapres Gibran membagikan sembako saat kunjungan di Semarang.
Pedagang cilok, Sofia (54), mendapat sembako dari Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, di Jalan Pekojan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Minggu (15/2/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Semarang -

Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan ke Jalan Pekojan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang. Gibran membagikan sembako kepada pedagang dan warga setempat.

Salah satu pedagang cilok di tersebut, Sofia (54), menyebut rombongan Gibran datang sekitar pukul 08.30 WIB. Gibran disebut mulanya bakal mendatangi Nongki Street Pekojan, Sabtu (14/2) tetapi batal karena suasana sudah ramai.

"Di sini kan kalau malam ada Nongkrong Street, niatnya tadi malam mau ke sini, nongkrong ngopi sama anak-anak muda, tapi ternyata kan ada Kirab Bustaman, jadi belum sempat turun sudah ramai. Jadi langsung ke Semawis yang ada Pasar Imlek," kata Sofia kepada detikJateng di Pekojan, Minggu (15/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, pembagian sembako yang bertuliskan 'Bantuan Wakil Presiden' sudah direncanakan sejak pagi tadi. Sasaran penerima antara lain tukang becak, linmas, satpam, pedagang pasar, hingga pengurus RT.

ADVERTISEMENT

"Pagi ini sudah direncanakan bagi-bagi sembako untuk tukang becak, linmas, satpam, bakul yang biasa bawa-bawa barang di pasar," jelasnya.

"Sama yang dari kelurahan juga diberi sembako untuk bapak-bapak RT. Terus tadi Mas Gibran menyaksikan tukang becak yang pada dikasih. Saya karena anggota paguyuban jadi dapat," ujarnya.

Menurut Sofia, para pedagang yang berjualan malam sebelumnya juga mendapat bantuan serupa. Seluruh pedagang di Pekojan mendapat sembako, tetapi pagi ini hanya segelintir pedagang yang dapat sembako.

"Yang didapat beras, gula, minyak. Karena mau bulan puasa, alhamdulillah untuk persediaan di dapur selama puasa. Walaupun cuma sembako, tapi buat kita perlu banget, alhamdulillah lah," ucapnya.

Namun, tak semua warga yang antre berhasil mendapatkan bantuan. Seorang tukang becak, Narto (61), mengaku tak kebagian meski sudah ikut antre.

"Jam 09.00 WIB kira-kira Mas Gibran ke sini, keliling. Semua pada dikasih beras, tapi banyak yang nggak dapat. Sudah pada antre, nggak dapat. Saya juga ikut antre rapi, nggak dapat," kata Narto.

Ia menyebut, pembagian dilakukan menggunakan kupon. Warga yang tak memiliki kupon tidak bisa menerima sembako.

"Saya pas itu lagi di becak, terus kaget tiba-tiba rame. Ternyata ada Gibran lagi bagi-bagi beras pakai kupon. Kalau nggak punya, nggak dapat," jelasnya.

Hal serupa disampaikan seorang tukang ahli kunci yang berjualan di sekitar lokasi, Sagiman (63). Ia melihat langsung kerumunan warga saat pembagian berlangsung.

"Tadi Mas Gibran bagi-bagi sembako, ada yang pakai kupon dari RT. Saya lagi buka lapak, tiba-tiba ada Mas Gibran. Bagi hadiah sama foto-foto sama yang dapat sembako," ujarnya.

"Penuh banget jalanan, jalan kaki kira-kira 50 meter. Pengen ketemu sebenarnya saya, tapi ternyata penuh, umpel-umpelan. Saya pas itu kaget, tiba-tiba ada Mas Gibran," tuturnya.

Seorang pedagang yang enggan disebut namanya juga menyoroti adanya warga yang sudah membantu antre tetapi tak mendapat sembako.

"Ada yang lagi bantu angkat-angkat sudah lari ke sini tapi nggak dapat, mesakke (kasihan). Banyak orang biasa juga nggak dapat," kata pedagang es kopyor tersebut.

"Kita mau ninggalin stan juga nggak bisa karena jaga dagangan, tapi malah nggak dapat. Ya biasa lah kayak gitu, ada salah sasaran. Kita jadinya cuma lihat Mas Gibran lewat saja," keluhnya.




(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads